NEWS
Salin Artikel

Puluhan Ribu Buruh Akan Demo di Depan Kantor Bupati Bogor

Gerakan buruh ini akan melakukan aksi pawai atau longmars sampai ke depan gedung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Longmars akan dimulai secara estafet di titik kumpul tiap-tiap perusahaan yang ada di kecamatan paling timur di Kabupaten Bogor, yakni mulai dari Kecamatan Cileungsi, Gunung Putri Wanaherang, Citeureup dan terakhir di Cibinong.

Juru Bicara Serikat Pekerja Kabupaten Bogor Sukmayana mengatakan, rencananya longmars menuju Kantor Bupati dimulai sekitar pukul 09.00 WIB, sambil menunggu massa buruh berkumpul dari setiap kecamatan.

"Iya betul kita akan aksi unjuk rasa siang ini dan titik kumpulnya di Pemda, diawali dengan shalat Jumat. Longmars sudah mulai start sekarang dan insha Allah jam 11 sudah standby," kata Sukmayana saat dihubungi, Jumat.

Sukmayana menyebut, estimasi peserta aksi berjumlah 20.000 buruh yang akan turun ke jalan menyampaikan aspirasi penolakan omnibus law seperti yang dilakukan sebelumnya.

Nantinya, unjuk rasa ini akan diawali dengan shalat Jumat berjemaah dan dilanjutkan doa bersama di titik kumpul aksi yang dipusatkan di Pemda Kabupaten Bogor.

Pada Jumat siang, aksi unjuk rasa akan dimulai dengan orasi aspirasi para buruh.

Selanjutnya, meminta Bupati Bogor Ade Yasin hadir di lokasi dan menyampaikan penolakan terhadap omnibus law.

"Kami tidak bisa menjamin aksi berjalan damai tanpa kekerasan. Tetapi kita akan usahakan agar aksi bisa dilakukan tanpa anarkis dan tetap mengikuti protokol kesehatan sehingga tidak menimbulkan klaster Covid-19 baru," kata dia.

Sementara itu, Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, sudah ada konfirmasi soal kehadiran para buruh untuk berunjuk rasa.

Hal itu disampaikan dalam pertemuan sebelumnya dengan perwakilan buruh.

Ade mengatakan bahwa inti pertemuan dengan serikat pekerja itu tentang aspirasi penolakan terhadap Undang-Undang Cipta Kerja yang dinilai merugikan buruh.

"Sudah didiskusikan dan Pemkab Bogor juga mendukung terhadap penolakan regulasi yang baru disahkan, apabila memang dipandang terlalu memberatkan," kata Ade dalam keterangan tertulis.

Ade meminta agar para buruh menjamin kondusifitas, karena ia akan turut menyampaikan aspirasi para buruh ke pemerintah pusat.

Ade juga menyampaikan apresiasi kepada para buruh dan polisi yang sudah bersama-sama kompak menjadikan Kabupaten Bogor tetap kondusif selama demonstrasi dilakukan.

"Idealisme para pekerja yang tinggi rupanya mampu menjaga kondusifitas wilayah. Kami Pemkab Bogor berterima kasih sebesar-besarnya," ujar Ade.

Ade juga berharap para buruh tetap menjaga protokol kesehatan untuk mencegah munculnya klaster Covid-19 dari demo buruh.

https://regional.kompas.com/read/2020/10/16/10414231/puluhan-ribu-buruh-akan-demo-di-depan-kantor-bupati-bogor

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.