NEWS
Salin Artikel

Mengenal Pantai Air Manis, Lokasi Batu Malin Kundang yang Viral

Malin Kundang diceritakan berubah menjadi batu bersama-sama dengan kapalnya, setelah durhaka kepada ibunya.

Berdasarkan cerita, Malin Kundang dikutuk oleh ibunya karena menolak mengakui ibunya setelah bepergian ke daerah lain dan menjadi kaya.

Di balik dongeng tersebut, ternyata benar-benar ada batu yang dinamakan Batu Malin Kundang.

Batu Malin Kundang yang terkenal itu berada di obyek wisata Pantai Air Manis di Padang, Sumatera Barat.

Keindahan Pantai Air Manis

Pantai Air Manis terletak 15 kilometer dari pusat Kota Padang.

Dari Bandara Internasional Minangkabau, pengunjung bisa pergi ke Air Manis melalui Kota Padang.

Dari pusat kota, wisatwan dapat menggunakan angkutan umum dengan trayek Padang-Bungus.

Pantai ini adalah tempat wisata favorit bagi wisatawan lokal dan asing, karena memiliki gelombang yang rendah dan pemandangan indah Gunung Padang.

Ada juga sebuah pulau kecil bernama Pisang Kecil.

Dari pagi hingga sore, para wisatawan bisa berjalan kaki ke pulau yang memiliki luas 1 hektar ini melalui air dangkal.

Selain bermain di air dan berenang, pengunjung bisa menyewa perahu motor untuk mengunjungi Pulau Pisang Kecil dan Pisang Besar, kepulauan yang terletak sekitar 500 meter dari pantai.

Di Pulau Pisang Kecil, pengunjung bisa duduk di bawah gazebo dan menikmati pemandangan laut dan pantai.

Ada banyak hotel di dekat Pantai Air Manis.

Wisatawan juga bisa melakukan perjalanan satu hari ke Padang, atau menginap di Pisang Besar atau Pulau Sikuai.


Batu Malin Kundang tenggelam

Sebuah video berdurasi 50 detik yang diunggah akun Instagram @infosumbar pada Minggu (11/10/2020), menjadi viral di media sosial.

Dalam video itu terlihat genangan air menutupi Batu Malin Kundang.

"Apakah ini memang direncanakan sebagai danau buatan? Dan apakah sengaja menghilangkan batu Malin Kundang yang merupakan objek utama di Pantai Air Manis?” begitu keterangan yang dibuat dalam postingan @infosumbar itu.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang Arfian mengatakan, Batu Maling Kundang itu tenggelam karena air pasang.

"Betul, batu tersebut tidak kelihatan lagi karena digenangi air. Ini karena hujan deras ditambah gelombang pasang, sehingga menutupi batu itu," kata Arfian yang dihubungi Kompas.com, Minggu.

Arfian menjelaskan, kondisi itu terjadi sejak Jumat lalu. Saat itu, Kota Padang dilanda hujan deras.

Namun, menurut Arfian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang dan Dinas Pariwisata telah mengeringkan air di lokasi tersebut.

"Sudah kita keringkan hari ini dengan minta bantu BPBD," kata Arfian.

(Penulis: Barry Kusuma, Kontributor Padang, Perdana Putra | Editor: Dheri Agriesta, I Made Asdhiana)

https://regional.kompas.com/read/2020/10/12/08105421/mengenal-pantai-air-manis-lokasi-batu-malin-kundang-yang-viral

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Arief Berikan Respons Positif akan Rencana IPB Dirikan Sekolah Peternakan Rakyat di Blora

Bupati Arief Berikan Respons Positif akan Rencana IPB Dirikan Sekolah Peternakan Rakyat di Blora

Regional
USAID dan CCBO Kagum dengan Aksi Warga Kelola Sampah di Makassar

USAID dan CCBO Kagum dengan Aksi Warga Kelola Sampah di Makassar

Regional
Peringati HUT Ke-127 Kota Negara, Bupati Jembrana Ikuti Pawai Budaya Jagat Kerthi

Peringati HUT Ke-127 Kota Negara, Bupati Jembrana Ikuti Pawai Budaya Jagat Kerthi

Regional
Sigap Atasi Inflasi di Riau, Gubernur Syamsuar Gencarkan Operasi Pasar

Sigap Atasi Inflasi di Riau, Gubernur Syamsuar Gencarkan Operasi Pasar

Regional
Peringati HUT Ke-77 RI, Bupati Blora Berkunjung ke Rumah Veteran dan Purnawirawan

Peringati HUT Ke-77 RI, Bupati Blora Berkunjung ke Rumah Veteran dan Purnawirawan

Regional
Bekerja Sama dengan TP PKK, Pemkab Jembrana Salurkan 15,1 Ton Beras Bansos

Bekerja Sama dengan TP PKK, Pemkab Jembrana Salurkan 15,1 Ton Beras Bansos

Regional
Kasus Covid-19 Naik, Bupati Wonogiri Minta Warga Taati Prokes

Kasus Covid-19 Naik, Bupati Wonogiri Minta Warga Taati Prokes

Regional
Momen HUT Ke-77 RI, Bupati Jekek Ajak Warga Bangun Kembali Harapan yang Hilang

Momen HUT Ke-77 RI, Bupati Jekek Ajak Warga Bangun Kembali Harapan yang Hilang

Regional
HUT Ke-77 RI, Walkot Madiun Minta Generasi Muda Isi Kemerdekaan dengan Hal-hal Positif

HUT Ke-77 RI, Walkot Madiun Minta Generasi Muda Isi Kemerdekaan dengan Hal-hal Positif

Regional
Pemkot Makassar Ajak Penyandang Disabilitas Rayakan HUT Ke-77 RI

Pemkot Makassar Ajak Penyandang Disabilitas Rayakan HUT Ke-77 RI

Regional
Momen HUT Ke-77 RI, Ganjar Ajak Mantan Napiter Berikan Pemahaman Bahaya Intoleransi dan Radikalisme

Momen HUT Ke-77 RI, Ganjar Ajak Mantan Napiter Berikan Pemahaman Bahaya Intoleransi dan Radikalisme

Regional
HUT Ke-77 RI, Pemkab Trenggalek Beri Ruang Berekspresi bagi Penari Anak-anak

HUT Ke-77 RI, Pemkab Trenggalek Beri Ruang Berekspresi bagi Penari Anak-anak

Regional
Peringati HUT Ke-77 RI, Desa Wisata Tebing Lingga Siap Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa

Peringati HUT Ke-77 RI, Desa Wisata Tebing Lingga Siap Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa

Regional
Peringati HUT Ke-72 Jateng, Bupati Blora Kenakan Pakaian Adat Sikep Samin

Peringati HUT Ke-72 Jateng, Bupati Blora Kenakan Pakaian Adat Sikep Samin

Regional
Bupati Jekek Minta Gerakan Pramuka Peka Terhadap Persoalan Bangsa dan Penderitaan Sesama

Bupati Jekek Minta Gerakan Pramuka Peka Terhadap Persoalan Bangsa dan Penderitaan Sesama

Regional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.