NEWS
Salin Artikel

Demo Tolak UU Cipta Kerja di Samarinda, Mahasiswa Duduki Pusat Kota

Aksi ini merupakan lanjutan dari aksi yang dilakukan sehari sebelumnya. Jumlah massa juga bertambah dari delapan kampus yakni Universitas Mulawarman, Universitas Widyagama, Universitas 17 Agustus 1945, Universitas Muhammadiah Kalimantan Timur, Universitas Kutai Kertanegara, Poli Teknik Pertanian Samarinda, Institut Agama Islam Negeri Samarinda dan Poli Teknik Negeri Samarinda.

Turut bergabung sejumlah serikat buruh. Ratusan mahasiswa dan buruh ini menduduki simpang empat Lembuswana yang berada di pusat Kota Samarinda.

Akibatnya empat sisi jalan ditutup yakni Jalan Dr Soetomo, Jalan M Yamin, Jalan Mayjen S Parman dan Jalan Letjen Soeprapto.

Polisi mengarahkan lalu lintas pengendara dari empat jalur tersebut ke jalan alternatif lain.

Sejumlah petugas polisi tampak berjaga di sejumlah titik disekitar simpang empat Lembuswana.

Selain melakukan orasi politik, para mahasiswa juga membakar ban dan membawa sejumlah spanduk dan poster bertuliskan penolakan terhadap UU Cipta Kerja yang baru saja disahkan DPR RI, Senin (5/10/2020).

Humas Aksi, Andi Muhammad Akbar, menuturkan aksi massa ini sebagai bentuk penolakan terhadap UU Cipta Kerja.

"Tuntutan kami mendorong pencabutan UU tersebut. Kami harap dievaluasi kembali," ungkap Muh Akbar di sela aksi kepada Kompas.com, Rabu.


UU Cipta Kerja bagi buruh, kata Akbar sangat merugikan hak-hak buruh seperti diperluasnya penerapan sistem kerja outsorcing, penghapusan upah minimum kota (UMK) dan beberapa poin lainnya yang dianggap merugikan hak buruh.

Aksi penolakan ini, lanjut Akbar terus dikampanyekan di seluruh wilayah di Kaltim untuk membuat gejolak-gejolak dari daerah sebagai bentuk penolakan.

"Saat bersama di Kota Balikpapan, di Kutai Kertanegara juga ada penolakan. Kita dorong agar Kaltim memberi sikap penolakan," tegas dia.

Akbar menyebut massa aksi akan bertahan hingga malam hari.

Hingga berita ini diturunkan mahasiswa dan buruh masih menduduki simpang empat Lembuswana, Samarinda.

https://regional.kompas.com/read/2020/10/07/15072771/demo-tolak-uu-cipta-kerja-di-samarinda-mahasiswa-duduki-pusat-kota

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Adu Nyali Menghuni Kota Kendari

Adu Nyali Menghuni Kota Kendari

Regional
Berkat Inovasi, Bupati Jekek Sebut Wonogiri Raih PPD Kabupaten Terbaik III Nasional 2022

Berkat Inovasi, Bupati Jekek Sebut Wonogiri Raih PPD Kabupaten Terbaik III Nasional 2022

Regional
Berhasil Dorong Pertumbuhan Pendidikan Vokasi, Gubernur Riau Terima Penghargaan dari Apvokasi

Berhasil Dorong Pertumbuhan Pendidikan Vokasi, Gubernur Riau Terima Penghargaan dari Apvokasi

Regional
Targetkan Percepatan Pembangunan di Medan, Walkot Bobby Dorong Dinas PMPTSP Jaring Investasi

Targetkan Percepatan Pembangunan di Medan, Walkot Bobby Dorong Dinas PMPTSP Jaring Investasi

Regional
Evaluasi Kinerja Pembangunan Pemkab Sumedang, Bupati Dony: IPM Sumedang Peringkat Ketiga Se-Jabar

Evaluasi Kinerja Pembangunan Pemkab Sumedang, Bupati Dony: IPM Sumedang Peringkat Ketiga Se-Jabar

Regional
Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Regional
Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Regional
Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Regional
Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Regional
Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Regional
Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Regional
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.