NEWS
Salin Artikel

Geng Motor Masih Berkeliaran di Tasikmalaya dan Serang Warga

Peristiwa itu terekam dalam sebuah CCTV milik salah seorang warga di lokasi kejadian, Minggu (9/8/2020) kemarin.

Video ini viral di media sosial, termasuk grup WhatsApp. Para netizen serta warga meminta pihak kepolisian segera menindak tegas karena kelakuan mereka meresahkan.

Dalam penggalan rekaman video CCTV tersebut, gerombolan motor secara ugal-ugalan dan berhenti di tengah jalan serta turun menyerang sekelompok warga di depan sebuah toko.

Geng motor tersebut nyaris bentrok dengan warga yang banyak keluar rumah karena geram dengan ulah gerombolan bermotor itu.

"Iya, gerombolan motor tersebut memang sesuai informasi yang kami dapatkan, ada yang membawa sejumlah senjata tajam. Namun, warga setempat langsung pada keluar rumah, dan gerombolan motor itu langsung berupaya kabur meski sempat akan bentrok," jelas Kepala Polresta Tasikmalaya AKBP Anom Karibianto, kepada wartawan, Senin (10/8/2020).

Anom menambahkan, pihaknya meminta masyarakat untuk tak terpancing dengan ulah berandalan bermotor tersebut.

Pihaknya berjanji akan segera menindak tegas geng motor yang selama ini telah meresahkan masyarakat.

"Kita akan segera tindak tegas. Termasuk akan dilakukan penertiban knalpot bising yang menjadi awal mula permasalahan yang dinilai menganggu masyarakat," tambahnya.

Satlantas Polresta Tasikmalaya berjanji akan menindak tegas geng motor berknalpot bising yang sengaja menganggu masyarakat saat berkendara di jalanan Kota Tasikmalaya.

"Supaya kejadian serupa gara-gara knalpot bising gerombolan motor yang nyaris bentrok dengan warga tak terulang kembali. Tentunya kita akan memberikan rasa aman bagi masyarakat saat berkendara di jalan raya," kata Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Tasikmalaya, AKP Bayu Tri Nugraha Hidayat.

Geng motor tusuk pemotor

Sebelumnya, geng motor juga menyerang seorang pengendara motor yang melintas pada malam hari.

Korban berinisial SS (22) ditusuk geng motor di Jalan Ir H Djuanda, Kota Tasikmalaya, pada Minggu (1/3/2020) dini hari.

Korban dilarikan ke RSUD Tasikmalaya dan mengalami kritis.

Pentolan geng motor diringkus

Peristiwa itu terjadi tak berselang lama setelah adanya penangkapan AS (30), seorang pria bertato zombie penuh di punggung asal Kota Bogor yang ditangkap petugas gabungan Timsus Reskrim Polsek Indihiang dan Polresta Tasikmalaya di dekat kantor Wali Kota Tasikmalaya pada Rabu lalu.

Pelaku AS diringkus setelah dipancing dengan rayuan petugas yang menyamar sebagai perempuan di media sosial, Rabu (5/8/2020).

Namun, kepolisian memastikan kejadian aksi gerombolan motor ini tak berkaitan dengan kasus penangkapan geng motor asal Bogor tersebut.

Pelaku diketahui merupakan buronan Satreskrim Polresta Bogor yang sudah membacok 5 pengendara motor secara sadis di Jalan BNR Bogor Selatan, Minggu (26/8/2020) lalu.

Seusai ditangkap, pelaku langsung diamankan di sel tahanan Polsek Indihiang Polresta Tasikmalaya untuk diserahterimakan kepada Satreskrim Polresta Bogor untuk diproses hukum lebih lanjut.

Pelaku melakukan penjarahan, pemukulan dan pembacokan terhadap lima pengendara motor yang tidak berdosa di pinggir jalan di Bogor. Usai beraksi, pelaku dan teman-temannya langsung melarikan diri.

Saat ini, polisi Bogor sudah meringkus beberapa orang, mereka masing-masing berinisial B, IM, TJ, TL dan IP di kawasan Bogor.

"Sedangkan, pelaku yang ditangkap di Tasikmalaya salah satu pentolan geng motornya di Bogor, kami berterima kasih kepada Tim Reskrim Polsek Indihiang dan Polresta Tasikmalaya," jelas Kepala Tim Jatanras Polres Kota Bogor Iptu Asep Dores saat menjemput pelaku di Polsek Indihiang Polresta Tasikmalaya, Kamis (6/8/2020).

Sementara itu, Kepala Polsek Indihiang Polresta Tasikmalaya Kompol Didik Rohim Hadi mengatakan, pelaku geng motor sadis mengaku membacok para korban bermotif balas dendam.

Namun, pihaknya tak bisa menjelaskan lebih dalam karena proses penyelidikannya oleh Satreskrim Polres Kota Bogor.

"Kita membantu proses penangkapannya karena pelaku berhasil dipancing datang ke Tasikmalaya. Kalau motif penyerangan kepada para korban sesuai pengakuan pelaku bermotif balas dendam. Lebih lengkapnya nanti yang lebih berwenang dari Satreskrim Polres Kota Bogor," jelas Didik kepada wartawan, Kamis (6/8/2020).

https://regional.kompas.com/read/2020/08/10/13383241/geng-motor-masih-berkeliaran-di-tasikmalaya-dan-serang-warga

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.