NEWS
Salin Artikel

Kebakaran di Kawasan Padat Penduduk Samarinda, 40 Rumah Habis Terbakar

Data yang dihimpun dari Dinas Pemadam Kebakaran Samarinda dan ketua RT setempat jumlah korban terdampak mencapai 42 kepala keluarga dari 185 jiwa.

Pantauan Kompas.com, titik kebakaran persis di tengah pemukiman padat. Puluhan rumah yang terbakar rata-rata dari kayu dan berdempetan.

Api menghanguskan hampir seluruh isi rumah tanpa sisa. Semua bangunan rata tanah. Hanya tiang kayu rumah bekas terbakar yang tersisa berserahkan.

Percikan api pertama muncul dari atap rumah Sabirin Abdurahman (52). Diduga korslet listrik dari lilitan kabel di atap rumahnya.

Saat itu Sabirin bersama istrinya berada di pasar malam di jalan Kartini.

“Rumah dalam keadaan kosong. Informasi kebakaran kami dengar tapi enggak nyangka di rumah kami,” ungkap Sabirin saat ditemui Kompas.com di lokasi, Kamis (6/8/2020).

Tak lama kemudian, diketahui titik kebakaran muasal dari rumahnya.

Dia bersama istrinya bergegas ke lokasi, tapi tidak ada isi rumah yang selamat. Api sudah membesar. Ijazah anak, dua motor dan seisi rumah hangus terbakar.

“Dalam rumah juga ada tabung gas. Diduga meledak setelah api membesar, juga dua motor itu posisi bensin dalam tangki penuh,” tutur dia.


Tidak ada yang bisa diselamatkan Sabirin, kecuali pakaian yang digunakan malam itu. Sabirin bersama istri dan anaknya kini mengungsi di tempat keluarga.

Korban lain, Jaharanih (54) pun demikian. Dia hanya berhasil mengamankan beberapa berkas penting seperti ijazah, surat tanah, kartu keluarga dan lainnya.

Saat kejadian dirinya berada di luar gang. Ketika mendengar kebakaran, dia masuk ke rumahnya tapi api telah membesar di rumah tetangga depan rumahnya.

“Istri dan anak ada di rumah, tapi api terus membesar. Panik enggak bisa selamatkan barang-barang lagi. Semuanya menghindar ke tempat aman, hanya dokumen penting saja yang dibawa” terang dia.

Saat ini mereka mengungsi di tempat keluarga.

Halimah Tusadiah (52) korban lain juga hanya bisa menyelematkan barang seadanya yang bisa dibawa. Sisanya tak bisa diselamatkan.

“Surat-surat saja yang kami bawa. Pakaian dan barang-barang berat lain enggak bisa diselamatkan,” ungkap dia.

Halimah bersama keluarganya kini mengungsi di teras Stadion Segiri Samarinda.

“Dari tadi malam kami tidur disini (teras stadion). Belum tahu ini habis ini mau kemana, paling ke keluarga,” terang dia.

Pemkot Samarinda sudah mendirikan dapur umum di lokasi kejadian. Sejak pagi korban terdampak mendapat suplai makanan siap saji dapur umum ini.

Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang mengatakan saat ini sejumlah bantuan berupa beras, mie instan, perlengkapan mandi dan shalat secara simbolis kepada perwakilan satu di antara warga.

“Untuk dokumen berharga yang terbakar, saya instruksikan camat dan lurah mendata kembali, termasuk anak-anak kita yang sekolah untuk diberikan baju baru sekolahnya,” ungkap Jaang saat meninjau lokasi kebakaran, Kamis siang.

https://regional.kompas.com/read/2020/08/06/16104831/kebakaran-di-kawasan-padat-penduduk-samarinda-40-rumah-habis-terbakar

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Regional
Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Regional
Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Regional
DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

Regional
Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Regional
Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Regional
Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Regional
JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

Regional
Muba Bangga, Desa Bukit Selabu Dapat Anugerah Award Desa Cinta Statistik 2022

Muba Bangga, Desa Bukit Selabu Dapat Anugerah Award Desa Cinta Statistik 2022

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.