Salin Artikel

Babel Provinsi Terbaik Kedua Penanganan Pandemi, Gubernur Erzaldi: Tingkat Kesembuhan Covid-19 Capai 83 Persen

"Pemerintah pusat mengumumkan, terbaik pertama diraih Yogyakarta, menyusul Babel, Aceh, dan Gorontalo," katanya dalam rapat percepatan penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020 di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (15/7/20).

Terkait hal itu, Erzaldi mengungkapkan, hingga saat ini, Babel telah berhasil masuk sebagai zona hijau, meski Kota Pangkalpinang masih ditetapkan sebagai zona kuning.

"Hal ini dikarenakan tingkat penyembuhan Covid-19 di Babel merupakan yang tertinggi se-Indonesia yaitu sekitar 83 persen," kata Erzaldi seperti dalam keterangan tertulisnya.

Menurut dia, kabar gembira ini mengindikasikan kerja sama antara tim gugus tugas, aparat setempat, pemerintah daerah, dan masyarakat berjalan dengan baik.

"Jika kerja sama yang baik ini dapat terus berjalan dengan disiplin, maka roda perekonomian di Babel dapat terus berjalan normal," sambungnya.

Selain itu, ia mengungkapkan, kepala daerah juga dituntut untuk pandai mengendalikan roda pembangunan di daerah masing-masing.

"Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar dalam situasi seperti ini, kepala daerah dapat melaksanakan manajemen krisis dalam menjalankan roda pemerintahan di era pandemi ini," tuturnya.

Bahkan, untuk mewujudkan hal tersebut, Erzaldi mengaku, Presiden Jokowi mempersilakan kepala daerah untuk melakukan tindakan extraordinary atau tindakan yang tidak biasa.

"Terutama bagi kami sebagai Gubernur di daerah,” tegasnya kembali. (NONA DP / LISTYA).

https://regional.kompas.com/read/2020/07/16/12394481/babel-provinsi-terbaik-kedua-penanganan-pandemi-gubernur-erzaldi-tingkat

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com