NEWS
Salin Artikel

Majelis Etik Tentukan 2 Opsi Sanksi untuk Pejabat Bondowoso yang Main Tiktok di Meja Kantor

Dua opsi itu akan diberikan kepada Bupati Bondowoso Salwa Arifin untuk dipilih. Setelah itu, Bupati Salwa akan mengirimkan pilihan sanksi kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Ketua Majelis Etik Irwan Bachtiar mengatakan, sebanyak enam saksi telah diperiksa terkait kasus itu.

Mereka di antaranya, Harry Patriantono dan perempuan yang berada dalam video Tiktok tersebut, Ayu Ismail.

Lalu, empat pegawai di lingkungan Dinas Pariwisata Bondowoso. Saat diperiksa, kata Irwan, Ayu mengaku sebagai rekanan Dinas Pariwisata.

“Pengakuan hanya sebatas rekanan,” kata Irwan pada saat dihubungi Kompas.com Kamis (18/6/2020)

Politisi PDIP itu mengaku rekomendasi akan diberikan kepada Bupati besok. Meski begitu, Irwan tak memerinci dua opsi sanksi itu.

“Opsi nanti saja kalau sudah turun dari KASN, Intinya pasti ada sanksi,” kata Irwan yang juga Wakil Bupati Bondowoso itu.

Majelis memasrahkan pilihan opsi sanksi kepada Bupati Bondowoso. Pilihan bupati, kata Irvan, akan dipertimbangkan kembali oleh KASN.

Bupati akan menerapkan sanksi setelah surat pemberitahuan dikeluarkan KASN.

“Akan eksekusi sanksi akan dilakukan setelah dari KASN turun,” jelas dia.


Sebelumnya Kepala dinas pariwisata dan olahraga Pemkab Bondowoso, Harry Patriantono menjadi sorotan warga karena membuat video Tiktok bersama seorang perempuan di kantornya.

Perempuan tersebut merupakan temannya. Dalam video itu Harry berdiri diatas meja sedang memeragakan meniup seruling tarian ular.

Sementara sang perempuan berada di bawah ikut menari. Video yang dibuat melalui aplikasi Tiktok dibuat atas nama akun @ayuismail33 berdurasi 17 detik.

Dalam video kedua, Hari duduk di meja sambil mengangkat kakinya. Sedangkan, perempuan berdiri di meja di belakangnya sambil menari mengikuti irama musik.

Harry mengaku khilaf dengan pembuatan video tiktok tersebut. Pembuatan video tik tok itu hanya untuk hiburan.

“Saya tidak dalam keadaan mesum, tidak dalam berangkulan, cuma buat tik tok aja,” kata Harry pada Kompas.com saat dihubungi via telpon Jumat (12/6/2020).

Menurut dia, video tersebut memang tidak etis karena dilakukan seorang pejabat.

“Karena saya sebagai seorang pejabat, dimana saya harus jadi contoh, di situlah khilafnya saya, salahnya saya,” jelas dia.

https://regional.kompas.com/read/2020/06/18/18242141/majelis-etik-tentukan-2-opsi-sanksi-untuk-pejabat-bondowoso-yang-main-tiktok

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

70 Tahun Hidup Tanpa Penerangan, Kini Warga Dusun Balakala Bisa Nikmati Listrik PLN

70 Tahun Hidup Tanpa Penerangan, Kini Warga Dusun Balakala Bisa Nikmati Listrik PLN

Regional
Terkait Polemik DTH di Luwu Utara, BPBD Sebut Semua Bantuan Sudah Tersalurkan

Terkait Polemik DTH di Luwu Utara, BPBD Sebut Semua Bantuan Sudah Tersalurkan

Regional
Cegah Pernikahan Dini, Bupati Luwu Utara Tandatangani Pakta Integritas Pencegahan Perkawinan Anak

Cegah Pernikahan Dini, Bupati Luwu Utara Tandatangani Pakta Integritas Pencegahan Perkawinan Anak

Regional
Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Dongkrak Penghasilan Daerah

Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Dongkrak Penghasilan Daerah

Regional
Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Regional
UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.