NEWS
Salin Artikel

Puskesmas Tamansari Jadi Klaster Lokal Baru Corona di Tasikmalaya

Para tenaga medis di puskesmas itu tak menduga ada seorang pasien positif corona yang tak diketahui telah kontak erat selama menjalani pengobatan.

"Kita sekarang harus lebih waspada, karena kuat dugaan terpaparnya pegawai Puskesmas Tamansari (Kota Tasikmalaya) sebagai klaster lokal baru," jelas Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya Ivan Dicksan, Senin (18/5/2020).

Sampai sekarang, lanjut Ivan, pihaknya terus melakukan tracing dan memeriksa seluruh pegawai rumah sakit yang berjumlah 64 orang dengan rapid test dan swab.

Mereka juga saat ini sedang menjalani isolasi mandiri setelah seluruh pegawai puskesmas diliburkan selama kantornya ditutup 14 hari ke depan.

"Mereka sudah dirumahkan dan diminta isolasi mandiri. Puskesmas pun sementara ini ditutup sampai dua pekan ke depan," ujar Ivan.

Ivan pun meminta masyarakat Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, yang hendak berobat bisa pergi ke puskesmas terdekat untuk sementara waktu.

Pemkot Tasikmalaya pun meminta kepada seluruh masyarakat khususnya warga Tamansari supaya tak mendekati bangunan puskesmas sementara waktu untuk menghindari penyebaran Covid-19 di tempat itu.

"Kita juga mengimbau kepada warga setempat untuk menjauhi bangunan puskesmas semasa sterilisasi oleh petugas. Hindari bahaya," imbaunya.

Puskesmas ditutup

Sebelumnya, Pemerintah Kota Tasikmalaya akhirnya menutup total seluruh kegiatan pelayanan kesehatan di Puskesmas Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, mulai hari ini, Senin (18/5/2020).

Penutupan instansi kesehatan masyarakat per kecamatan itu setelah empat pegawainya dinyatakan reaktif corona hasil awal rapid test.

"Ya, kita tutup total selama 14 hari ke depan pelayanan di Puskesmas Tamansari. Penutupan ini setelah diketahui 4 pegawainya termasuk 2 di antaranya perawat yang reaktif Covid-19 hasil rapid test," jelas Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman kepada wartawan, Senin siang.

Budi menambahkan, terpaparnya pegawai puskesmas berawal dari seorang pasien yang memeriksakan diri ke Puskesmas Tamansari beberapa waktu lalu.

Setelah ditelurusi oleh tim medis gugus tugas, pasien itu dinyatakan positif Covid-19.

Dari kejadian itu, beberapa petugas Puskesmas Tamansari ikut terpapar corona dan diduga sebagai klaster lokal pertama di Kota Tasikmalaya.

"Ada penambahan dari Puskesmas Tamansari. Kita tutup karena sudah ada yang positif," ujar Budi.

Selama ditutup, petugas akan melalukan sterilisasi di puskesmas itu dan para pegawai juga telah diwajibkan melakukan isolasi mandiri.

Sampai sekarang, pihaknya telah melakukan tes swab kepada sekitar 63 pegawai Puskesmas Tamansari.

"Mudah-mudahan hasilnya cepat diketahui," harapnya.

https://regional.kompas.com/read/2020/05/18/15190581/puskesmas-tamansari-jadi-klaster-lokal-baru-corona-di-tasikmalaya

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Regional
Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.