Salin Artikel

Siswi SMP Diperkosa Mantan Kakak Ipar, Terungkap Saat Mengeluh Sakit Perut hingga Hamil 6 Bulan

KOMPAS.com - Aksi bejat dilakukan Mahmudi alias Mamok warga Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Jawa Tengah.

Pasalnya, ia tega memerkosa mantan adik iparnya sendiri yang masih duduk di bangku kelas satu SMP.

Akibat perbuatannya itu, bahkan korban saat ini diketahui telah hamil enam bulan.

Kuasa hukum korban, M. Arif Kurniawan dari Forum Bantuan Hukum Salatiga (FBHS) mengatakan, kasus pemerkosaan yang dilakukan mantan kakak ipar itu terungkap setelah korban mengeluhkan rasa sakit pada bagian perutnya selama dua minggu terakhir kepada ibunya.

"Sakit perut tersebut berlangsung beberapa lama, kemudian diperiksakan ke dokter. Dari sini diketahui bahwa korban ini hamil," jelas Arif, Kamis (26/3/2020).

Mengetahui hasil pemeriksaan dokter itu, keluarga terkejut dan mendesak korban untuk menceritakan informasi yang sebenarnya.

Dari situ, korban mengaku jika sebelumnya telah diperkosa oleh mantan kakak iparnya bernama Mahmudi tersebut.

Arif menjelaskan, korban diperkosa sebanyak tiga kali oleh mantan kakak iparnya dan pertama kali dilakukan pada Agustus 2019.


Usai diperkosa itu, korban juga sempat diancam untuk tidak memberitahukan kejadian itu kepada siapa pun.

Setelah mendapat aduan dari pihak keluarga korban itu, FBHS langsung melakukan pendampingan hukum dengan melaporkan kasus tersebut kepada kepolisian.

Mendapat laporan itu, polisi langsung mengamankan pelaku untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Tersangka sudah ditangkap dan saat ini menjalani pemeriksaan. Diamankan juga beberapa barang bukti," jelas Kasat Reskrim Polres Salatiga, AKP Akhwan Nadzirin.

Penulis : Kontributor Ungaran, Dian Ade Permana | Editor : Khairina

https://regional.kompas.com/read/2020/03/27/05400091/siswi-smp-diperkosa-mantan-kakak-ipar-terungkap-saat-mengeluh-sakit-perut

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke