Salin Artikel

Pembunuh dan Pemerkosa Remaja di Tanjung Balai Ternyata Masih Kerabat Korban

S alias P yang tidak mengenyam pendidikan di sekolah itu selama ini bekerja mencari ikan di laut.

Selain itu, waktunya dihabiskan di warnet untuk menonton video porno.

Kapolres Tanjung Balai AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan, S alias P tinggal di rumah kakeknya yang berada dekat dengan rumah korban.

Tersangka sendiri sudah hafal situasi di dalam rumah korban, sehingga mudah untuknya masuk ke dalam rumah korban.

"Iya, pelaku ini masih saudara. Paman korban lah sebutannya," kata Yudha saat dikonfirmasi, Senin (9/3/2020).

Tersangka S alias P diduga memiliki hasrat terpendam sejak lama, karena sering mengintip korban saat sedang mandi.

Menurut Yudha, S alias P beberapa kali ketahuan mengintip korban yang sedang mandi.

Korban pun sudah melaporkan perilaku S alias P tersebut kepada kakeknya.

"Motifnya karena hasrat yang terpendam oleh tersangka kepada korban," kata Yudha.


Atas pembunuhan dan pemerkosaan itu, tersangka dijerat dengan Pasal 81 ayat 1 dan Pasal 80 ayat 3 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 sebagaimana diubah UU No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Pelaku terancam hukuman 15 tahun penjara.

Diberitakan sebelumnya, remaja 14 tahun itu ditemukan meninggal dunia di kamarnya dengan luka di leher dan lebam di wajahnya.

Sekitar pukul 07.00 WIB, Ibu korban hendak membangunkan remaja tersebut untuk sekolah.

Namun, saat itu korban sudah dalam keadaan wajah tertutup sprei dan tidak mengenakan celana dalam.

Orangtua korban kemudian membawa korban yang sudah meninggal dunia ke rumah sakit.

Polisi yang melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi kemudian berhasil menangkap pelaku saat berada di rumah kerabatnya yang berdekatan dengan rumah korban. 

https://regional.kompas.com/read/2020/03/09/16544281/pembunuh-dan-pemerkosa-remaja-di-tanjung-balai-ternyata-masih-kerabat-korban

Terkini Lainnya

Pj Gubri Ajak Pemkab Bengkalis Kolaborasi Bangun Jembatan Sungai Pakning-Bengkalis

Pj Gubri Ajak Pemkab Bengkalis Kolaborasi Bangun Jembatan Sungai Pakning-Bengkalis

Regional
Diskominfo Kota Tangerang Raih Penghargaan Perangkat Daerah Paling Inovatif se-Provinsi Banten

Diskominfo Kota Tangerang Raih Penghargaan Perangkat Daerah Paling Inovatif se-Provinsi Banten

Regional
Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke