NEWS
Salin Artikel

Ini Motif Tiga Pelaku Pembunuhan Pengusaha Tepung Bakso di Riau

Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi menyampaikan, ketiga pelaku ditangkap tim gabungan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau, Polresta Pekanbaru dan Polres Kampar.

Ketiga pelaku yakni, A (39), M (35) dan D (35).

"A dan D ditangkap di Pekanbaru. Sedangkan M ditangkap di Padang Lawas, Sumatera Utara," kata Agung dalam konferensi pers di Polda Riau, Kamis (5/3/2020).

bersama Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholid, Dirreskrimum Polda Riau AKBP Zain Dwi Nugroho dan Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto, Kamis (5/3/2020).

Agung mengungkapkan, dalam kasus ini ketiga pelaku sudah merencanakan untuk membunuh korban.

Pembunuhan tersebut terjadi karena dipicu soal jual beli tanah.

Menurut Agung, pelaku A merasa sakit hati pada korban, karena dianggap tidak serius membantu membalikkan nama sertifikat tanah dari nama korban menjadi nama pelaku.

"Sertifikat tanah dialihkan korban atas nama orang lain dan korban selalu menghindar serta sulit dihubungi," kata Agung.

Dalam kasus ini, menurut Agung, A merencanakan dan menyiapkan senjata tajam jenis pisau.

Dia kemudian menghubungi D dan M.

Ketiga pelaku selanjutnya menggunakan mobil milik M membuntuti korban di Jalan Uka, Kecamatan Tampan, Pekanbaru.


Korban saat itu dipaksa untuk menyerahkan barang atau mobilnya sebagai jaminan.

Kemudian, pelaku mendatangi rumah korban untuk meminta kunci mobil ke istrinya.

Namun, karena tidak dapat mengambil mobil, korban dibawa ke daerah Kampar untuk dieksekusi dengan cara dianiaya selama perjalanan di dalam mobil.

Pelaku M dan A kemudian membekap korban.

Namun, untuk memastikan korban tewas, pelaku M menggorok leher korban dengan pisau.

Setelah korban tewas, jasadnya dibuang ke pinggir jalan lintas di Desa Kasikan, Kecamatan Tapung Hulu, Kampar.

Pelaku juga membuang ponsel milik korban

"Untuk menghilangkan jejak, mobil korban dibakar di kawasan perkebunan di Desa Rantau Berangin, Kampar," kata Agung.

Terungkapnya kasus pembunuhan berencana tersebut berawal dari pemeriksaan forensik dan rekaman kamera CCTV.

Dari hasil pemeriksaan forensik, korban tewas akibat luka sayat di leher.

Kemudian, dari pemeriksaan CCTV, terekam pelaku saat di jalan menuju lokasi penemuan mayat dan rekaman ketika pelaku mendatangi rumah korban.

Selain itu, polisi juga memeriksa sejumlah saksi dan keluarga korban.

"Dari fakta-fakta yang ada, tim gabungan berhasil menangkap tiga orang pelaku. Saya memberikan apresiasi buat Polres Kampar, Polresta Pekanbaru dan Ditreskrimum Polda Riau," ucap Agung.

https://regional.kompas.com/read/2020/03/05/17453011/ini-motif-tiga-pelaku-pembunuhan-pengusaha-tepung-bakso-di-riau

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Regional
Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Regional
3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.