NEWS
Salin Artikel

Di Palembang, Harga Masker N95 Tembus Rp 1,6 Juta Per Boks

PALEMBANG, KOMPAS.com - Harga penjualan masker di Palembang, Sumatera Selatan mulai mengalami lonjakan sejak virus corona diumumkan oleh Presiden Joko Widodo telah masuk ke Indonesia.

Bahkan, stok masker di apotek maupun di toko alat kesehatan mulai mengalami kekosongan sejak satu bulan terakhir.

Sementara, masker jenis N95 mengalami kenaikan yang begitu tinggi dengan harga mencapai Rp 1,6 juta per boks isi 20.

Desi, pemilik toko alat kesehatan Amifa Medica di Jalan Sudirman Palembang, mengatakan, kekosongan stok masker terjadi lantaran kelangkaan dari distributor. 

Mereka pun saat ini hanya menjual masker jenis N59 kepada masyarakat dengan stok sedikit.

"Masker biasa sudah habis, hanya tinggal jenis N95. Harganya Rp 1,6 juta per boks isi 20. Kalau per lembar Rp 85.000," kata Desi kepada Kompas.com, Rabu (3/3/2020).

Harga dari distributor naik

Menurut Desi, harga N59 sebelumnya dijual Rp 50.000 per lembar.

Namun, sejak virus corona masuk ke Indonesia, harga masker N95 langsung naik Rp 85.000 dan stok dari distributor mulai dibatasi.

"Harga dari distributor naik, terpaksa kami naik juga harga jualnya. Ini pun stoknya sudah mulai sedikit," ujar Desi.

Selain masker, harga cairan anti septik atau sanitizer juga mengalami kenaikan, yang kini harga jualnya mencapai Rp 180.000.

Sementara, pada hari biasa antiseptik ini hanya dijual Rp 160.000.

"Warga juga kami batasi hanya boleh beli dua botol saja, agar semuanya kebagian,"jelasnya.

Sebagai penjual, Desi megeluhkan minimnya stok masker dari distributor sehingga tidak bisa memasarkan barang kepada pembeli.

"Kami kasang kasihan orang datang kesini jauh-jauh tapi masker tidak ada. Hanya ada N95 ini saja,"ungkapnya.

https://regional.kompas.com/read/2020/03/04/12254591/di-palembang-harga-masker-n95-tembus-rp-16-juta-per-boks

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.