NEWS
Salin Artikel

Kronologi KPK Geledah Kantor DPRD dan Rumah Pribadi Anggota DPRD Tulungagung

TULUNGAGUNG, KOMPAS.com - Sejumlah petugas dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), melakukan penggeledahan di sejumlah tempat di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Gedung DPRD hingga rumah pribadi milik dua orang anggota DPRD, tidak luput dari penggledah tim anti rasuah tersebut.

Pada hari pertama yakni Senin (17/2/2020) lalu, sebanyak enam petugas yang mengenakan rompi bertuliskan KPK menggeledah ruangan ketua dan sekretaris DPRD Tulungagung.

Sekitar pukul 12.30 WIB, tim penyidik KPK terlihat berkoordinasi dengan sekretaris DPRD dan juga karyawan di ruang aspirasi.

Kedatangan mereka di kantor DPRD tersebut dengan membawa koper serta peralatan lain.

Usai keluar dari ruang aspirasi guna melakukan koordinasi, enam penyidik KPK terbagi menjadi dua tim. 

Satu tim menggeledah ruang ketua DPRD, sedangkan tim lainnya menggeledah ruangan sekretaris DPRD.

Selama proses penggledahan berlangsung, bagian pagar dijaga dua polisi bersenjata.

Awak media yang melakukan peliputan proses ini juga hanya bisa memantau dari luar ruangan, dalam radius sekitar 200 meter.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Tulungagung Budi Fatahilah saat dikonfirmasi awak media tidak berkomentar banyak.

Dia hanya mengatakan, tim dari KPK telah melakukan penggeledahan selama kurang lebih 5 jam.

“Saya tidak bisa berkomentar banyak, karena ini ranah KPK. Sekitar 5 Jam penggeladahan berlangsung,” terang Budi Fatahilah.

Tim penyidik KPK terlihat meninggalkan gedung DPRD Tulungagung Senin pukul 18.00.

Tim keluar gedung membawa 5 koper, dan tiga kardus yang diduga berisi dokumen.

Belum diketahui secara pasti, kaitan kasus atas penggeledahan tersebut.

Namun, saat ini KPK tengah melakukan penyidikan, terkait dugaan korupsi suap pengesahan APBD, dengan tersangka mantan ketua DPRD tulungagung Supriyono.

Hari ke dua

Setelah kantor DPRD Tulungagung digeledah, pada Selasa (18/2/2020), tim penyidik KPK melakukan penggeledahan di rumah pribadi mantan wakil ketua DPRD Tulungagung Imam Kambali.

Sekitar pukul 11.30 WIB, dua unit mobil yang membawa penyidik KPK tiba di rumah Imam Kambali, yang berada di Perumahan Sobontoro Indah, Desa Boyolangu Tulungagung.

Anggota polisi bersenjata berjaga di pagar bagian depan.

20 menit kemudian setelah kedatangan tim penyidik KPK, Imam Kambali tiba di rumahnya dengan mengunakan mobil dinas pelat merah AG 1009 RP.

Setelah turun dari mobil, Imam disambut oleh dua orang keluarga di pintu samping.

Iman menuturkan, tim penyidik KPK melakukan penggeladahan di sejumlah ruangan yakni kamar, serta ruang kerja selama sekitar 1 jam.

“Semua ruangan digeledah, kecuali kamar anak-anak,” terang Imam Kambali.

Dalam penggeledahan di rumah pribadi milik Imam Kambali tersebut, tim penyidik tidak menemukan, atau membawa berkas serta benda lain, dari rumah.

“Kenyataan tidak menemukan dokumen apa-apa di rumah saya,” ujar Imam Kambali.

Dari informasi yang yang didapat, selain rumah Imam Kambali, tim peyidik KPK juga melakukan penggeledahan di rumah pribadi milik Suharminto, yang berada di Desa Mojoagung, Kecamatan Ngantru, Tulungagung.

Suharminto merupakan anggota DPRD Tulungagung dari fraksi PDI-P, sekaligus sebagai adik kandung tersangka dugaan suap APBD Supriyono.

https://regional.kompas.com/read/2020/02/19/13290771/kronologi-kpk-geledah-kantor-dprd-dan-rumah-pribadi-anggota-dprd-tulungagung

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.