NEWS
Salin Artikel

Selundupkan Pakaian Bekas dari Malaysia, 2 ABK asal Bengkalis Ditangkap

PEKANBARU, KOMPAS.com - Sebuah kapal penyelundup pakaian dan barang bekas dari Malaysia ditangkap petugas Direktorat Polisi Air dan Udara Korps Polisi Air dan Udara Badan Pemelihara Keamanan (Ditpolairud Korpspolairud Baharkam) Polri di perairan Kabupaten Bengkalis, Riau.

Petugas mengamankan dua tersangka asal Bengkalis bernama Rusli (31) dan Muhammad (25).

Komandan Kapal Polisi (KP) Kedidi-3015 Ditpolair Korpspolairud Baharkam Polri Ipda Rizky Hidayah Harahap mengatakan, kedua tersangka berperan sebagai anak buah kapal (ABK).

"Satu pelaku masih DPO (daftar pencarian orang) karena melarikan diri saat penangkapan. Yang bersangkutan berinisial M, sebagai nahkoda kapal," kata Rizky saat dihubungi Kompas.com, Rabu (12/2/2020).

Para tersangka, kata dia, menyelundupkan pakaian dan barang bekas dari Malaysia.

Rizki menjelaskan, penangkapan kapal tersebut dilakukan pada Selasa (11/2/2020) sekitar pukul 22.30 WIB, di pelabuhan tikus atau tidak resmi di Teluk Pambang, Desa Pambang Baru, Kabupaten Bengkalis.

"Kami awalnya mendapat aduan dari masyarakat pada hari Senin (10/2/2020), bahwa di Teluk Pambang sering masuk kapal penyelundupan dari Batu Pahat, Malaysia," ungkap Rizky.

Atas informasi tersebut, petugas kemudian melakukan penyelidikan dengan membagi dua tim yakni, tim lidik laut menggunakan KP Kedidi-305 dan tim lidik darat.

Setelah sampai ke Teluk Pambang, tim lidik KP Kedidi menemukan sebuah kapal sedang melakukan bongkar muat barang.

"Barang bukti yang diamankan lebih kurang 300 karung pakaian bekas, sebuah AS Propeler, 10 kasur bekas, tiga unit sepeda bekas, meja dan kursi bekas, dan satu unit Kapal Motor Oya Makmur II," sebut Rizky.

Selain itu, kata dia, petugas juga mengamankan satu karung cabai kering, bawang putih dan empat karung besar kapur putih.

Rizky mengatakan, kasus penangkapan penyelundup ini dilimpahkan ke Satpolairud Polres Bengkalis.

"Kita telah melaksanakan gelar perkara dan koordinasi dengan Kasat Polair dan Unit Gakkum Satpolair Polres Bengkalis Polda Riau. Hasilnya, unsur-unsur pasal telah terpenuhi serta Unit Gakkum Satpolair Polres Bengkalis siap menerima limpahan kasus tersebut," jelasnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 104, 106 UU RI Nomor 7 tahun 2014 tentang Perdagangan dan Pasal 55, 56 (b) KUHP.

"Hukuman penjara minimal lima tahun," pungkasnya.

https://regional.kompas.com/read/2020/02/12/22560301/selundupkan-pakaian-bekas-dari-malaysia-2-abk-asal-bengkalis-ditangkap

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jaga Keselamatan Petani, Bupati Arief Sepakat Perangi Hama Tikus Tanpa Jebakan Listrik

Jaga Keselamatan Petani, Bupati Arief Sepakat Perangi Hama Tikus Tanpa Jebakan Listrik

Regional
Awalnya Dipenuhi Sampah, Desa Pandean Kini Jadi Salah Satu Desa Wisata Terbaik Se-Indonesia

Awalnya Dipenuhi Sampah, Desa Pandean Kini Jadi Salah Satu Desa Wisata Terbaik Se-Indonesia

Regional
Gubernur Syamsuar Ungkap Dampak Positif Kebijakan Gas dan Rem Penanganan Covid-19 di Riau

Gubernur Syamsuar Ungkap Dampak Positif Kebijakan Gas dan Rem Penanganan Covid-19 di Riau

Regional
Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Regional
Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Regional
Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Regional
Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Regional
Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Regional
Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Regional
Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Regional
Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Regional
Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Regional
Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Regional
Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru di Blora, Bupati Arief Sigap Lakukan Pendataan

Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru di Blora, Bupati Arief Sigap Lakukan Pendataan

Regional
Bupati Arief dan Kiai Marzuqi Ajak Masyarakat Blora Jaga Kerukunan Bangsa

Bupati Arief dan Kiai Marzuqi Ajak Masyarakat Blora Jaga Kerukunan Bangsa

Regional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.