NEWS
Salin Artikel

Fakta Penyelundupan 35 Kg Sabu, Naik "Speed Boat" dari Malaysia hingga Pakai Kata Sandi

Sabu-sabu seberat 35 kilogram tersebut dibawa dari Malaysia untuk diedarkan di Indonesia.

Berikut fakta-fakta penyelundupan sabu-sabu ke Indonesia:

Sabu-sabu tersebut dibawa melalui jalur laut menggunakan kapal cepat atau speed boat.

Adapun dari Malaysia, speed boat dikendarai oleh warga Malaysia.

Kemudian sampai di lokasi tertentu, dua orang berinisial MA dan AB yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka mengambil alih speed boat.

MA dan AB kemudian membawa sabu-sabu dengan speed boat ke Pelabuhan Dumai.

Sedangkan, warga Malaysia pulang ke negaranya menggunakan speed boat lain.

Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengatakan, otak penyelundupan ini adalah S.

Prosesnya, S mengutus dua warga Malaysia membawa sabu-sabu.

S kemudian menghubungi MA dan AB di Indonesia jika sabu-sabu tersebut tengah dikirimkan.

Ia menggunakan kata sandi saat berkomunikasi dengan MA.

S menyuruh MA menjemput satu cincin berlian dan tiga batu alam, yang juga dijadikan sandi saat MA bertemu dengan warga Malaysia pembawa sabu dengan speed boat.

Untuk mengelabui petugas, para pelaku menyimpan sabu-sabu tersebut di badan kapal cepat atau speedboat.

Setelah diringkus pada Rabu (5/2/2020) sekitar pukul 16.40 WIB, polisi memeriksa speed boat tersebut.

"Tersangka sengaja menyimpan barang bukti dalam body speed boat secara permanen untuk mengelabui petugas," kata Agung.

Di tempat tersebut, polisi menemukan bungkusan sabu-sabu seberat 21 kilogram dan 14 kilogram.

Selain itu petugas menemukan 36 botol cairan rokok elektrik dalam kemasan sabu-sabu itu.

Uang tunai jutaan rupiah dijanjikan pada keduanya jika berhasil menyelundupkan sabu-sabu.

"S ini menawarkan kepada tersangka MA untuk bekerja sebagai becak laut antarpulau untuk membawa sabu ke Indonesia dengan upah Rp 5 juta per kilogram. Sedangkan tersangka AB diupah Rp 5 juta sekali pengiriman," kata Kapolda.

Rupanya aksi ini bukan aksi pertama. Pada Januari 2020 lalu, MA dan AB telah menyelundupkan tiga kilogram sabu-sabu dengan upah Rp 4 juta.

MA dan AB dijerat Pasal 114 Jo Pasal 112 UU Nomor 35 Tahun 2000 tentang narkotika dengan ancaman penjara maksimal 20 tahun.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Pekanbaru, Idon Tanjung | Editor: Dheri Agriesta)

https://regional.kompas.com/read/2020/02/09/16054261/fakta-penyelundupan-35-kg-sabu-naik-speed-boat-dari-malaysia-hingga-pakai

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Regional
Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Regional
Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Regional
Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Regional
Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Regional
Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Regional
Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Regional
Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Regional
Capaian Gubernur Arizal Selama 3 Tahun Memimpin Lampung, Nilai Ekspor Tumbuh sampai Angka Kemiskinan Turun

Capaian Gubernur Arizal Selama 3 Tahun Memimpin Lampung, Nilai Ekspor Tumbuh sampai Angka Kemiskinan Turun

Regional
Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Regional
Jawa Barat Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Se-Indonesia

Jawa Barat Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Se-Indonesia

Regional
Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Regional
Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Regional
Sumedang Raih Penghargaan Pembangunan Terbaik Kedua Tingkat Nasional

Sumedang Raih Penghargaan Pembangunan Terbaik Kedua Tingkat Nasional

Regional
Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Regional
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.