NEWS
Salin Artikel

RSUD Tasikmalaya Isolasi 1 Pasien "Suspect" Virus Corona

Warga asal Kota Tasikmalaya itu mengalami gejala panas tinggi sampai menggigil seusai pulang dari perjalanannya di Taiwan selama beberapa hari.

"Kami sudah melakukan pemeriksaan dan observasi terhadap satu orang warga asal Kota Tasikmalaya suspect virus Corona," jelas Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Uus Sapangat saat dimintai keterangan di Bandara Wiriadinata, Senin siang.

"Dia baru pulang dari luar Negeri tepatnya di Taiwan atau China Taipe. Selama satu hari ditempatkan di ruang isolasi tapi hasilnya negatif." 

Uus menambahkan, awalnya pihaknya mendapatkan informasi dari salah seorang dokter swasta tempat kali pertama korban memeriksakan diri sepulangnya dari Taiwan.

Pihaknya pun langsung menjemput korban ke rumahnya dan membawanya ke ruang isolasi khusus virus Corona di RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya.

Tim medis langsung melakukan observasi dan hasilnya negatif virus Corona.

"Saya sekarang berani menjamin, kalau orang itu negatif virus Corona. Kalau datanya kita gak bisa open ke publik ya," kata Uus. 

"Tapi, kalau ada suspect virus Corona di Kota Tasikmalaya, betul sudah ada satu orang tapi hasilnya megatif." 

Meski demikian, pihaknya akan terus memantau orang tersebut meski nantinya akan dipulangkan ke rumahnya setelah hasil pemeriksaan dan pemberian obat.

Pengawasan terus dilakukan dalam upaya mencegah terjadinya penyeberan virus Corona di Kota Tasikmalaya.

"Empat hari yang lalu, kita kan sudah menyiapkan ruang isolasinya. Sekarang kita ada data satu orang supect virus Corona. Alhamdulillah hasilnya masih jenis penyakit panas biasa," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soekardjo Kota Tasikmalaya, telah menyiapkan ruangan khusus isolasi bagi penderita yang terjangkit virus korona, Senin (27/1/2020).

Langkah itu sebagai upaya antisipasi merebaknya penyebaran virus korona yang selama ini ramai diberitakan oleh media dalam dan luar negeri.

Sekaligus anjuran dari Wali Kota Tasikmalaya untuk waspada dan cepat tanggap terkait antisipasi penyebaran virus tersebut.

Wakil Direktur Umum dan Pelayanan RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya Denny Diyana mengatakan, pihaknya diminta oleh Wali Kota Tasikmalaya untuk segera menyiapkan ruangan khusus diperuntukan untuk pasien yang diduga terkena virus yang ramai diinformasikan telah menelan puluhan korban di China.

Namun, sampai hari ini tidak ditemukan warga asal Tasikmalaya dan sekitarnya yang diduga terjangkit virus tersebut.

"RSUD dr Soekardjo sudah mempersiapkan satu ruangan khusus bagi penderita suspect virus corona dan jika satu ruangan itu masih kurang akan ditambah kembali," kata Denny di kantornya, Senin siang. 

"Namun, untuk sekarang masih satu ruangan terlebih dahulu karena sekarang masih berkoordinasi antara pemerintah daerah dan dinas kesehatan berkaitan dengan peralatan dan obat-obatan."  

https://regional.kompas.com/read/2020/01/28/13465191/rsud-tasikmalaya-isolasi-1-pasien-suspect-virus-corona

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.