NEWS
Salin Artikel

Dari Tulang Ayam Bekas Soto, Anton Produksi Aneka Replika

SALATIGA, KOMPAS.com - Siapa yang tak tahu soto ayam?. Makanan ini hampir selalu ada di sudut kota dalam berbagai variannya.

Tapi bagi Anton Prihantoro, yang paling berharga dari soto ayam adalah tulang ayam, terutama ayam kampung.

Anton bukanlah penikmat soto ayam. Tetapi, dia adalah pembuat kerajinan aneka replika berbahan dasar tulang ayam kampung.

Hampir setiap hari, warga Jalan Dwi Tirto No.13 Kampun Pancuran, Kelurahan Kutowinangun Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga ini mencari tulang ayam kampung ke berbagai penjual.

Setelah mendapat tulang ayam, dia selanjutnya menaruhnya di karamba.

"Tujuannya, agar daging yang masih ada dagingnya dimakan ikan sampai ke sudut yang sulit dijangkau. Untuk bersih dari daging ayam, setidaknya membutuhkan waktu hingga empat hari dimasukkan ke karamba," jelasnya, Kamis (9/1/2020) di rumahnya.

Setelah diangkat dari karamba, tulang-tulang tersebut selanjutnya dijemur selama empat sampai lima hari sampai benar-benar kering.

"Tapi karena saat ini musim hujan, bisa butuh waktu lebih. Karena harus benar-benar kering sebelum dirangkai menjadi replika," ungkap Anton.

Sembari menunggu tulang-tulang ayam kampung tersebut kering, dia biasanya menggambar sketsa sebagai panduan.

Kemudian, dia mulai merangkai aneka tulang tersebut menjadi replika sesuai bentuk yang diinginkan.

Satu replika setidaknya membutuhkan waktu satu minggu. Namun, kalau rumit dan ukurannya besar, waktu pembuatannya bisa hingga tiga minggu.

Selain tulang ayam, bahan utama pembuatan replika ini adalah lem super dan kapas.

"Lem dan kapas ini fungsinya untuk menyambung agar padat," jelasnya.

Setelah jadi, selanjutnya replika disemprot cat clear setidaknya hingga tiga kali.

Tujuannya, agar tak ada semut yang mendekat dan menghilangkan bau.

"Saya memilih tulang ayam kampung karena lebih kuat. Kalau ayam merah atau ayam negeri itu rapuh. Saat ini saya sedang mencoba mengkolaborasi dengan tulang bebek dan tulang ikan," jelasnya.

Satu replika dijualnya mulai dari harga Rp 150 ribu hingga Rp 2 juta. Harga tersebut berdasar pada ukuran replika, kerumitan, serta aksesoris dan pigura kaca yang disertai lampu hiasan.

Anton mengungkapkan, replika yang pernah dibuatnya adalah banteng, helikopter, motor Harley Davidson, sepeda, orang bermain drumblek.

"Tapi selama ini yang tersusah adalah membuat replika naga. Karena yang dibutuhkan tulang bagian leher. Selain baham baku yang susah, juga pendek-pendek, merangkainya butuh kesabaran dan teliti," kata Anton.

Dia mengaku, ide membuat kerajinan tulang ayam ini dari lomba peringatan 17 Agustus di kampungnya tahun lalu.

Saat ada lomba pengolahan limbah, dia yang membuat replika, mendapat juara pertama.

Karena terbilang unik dan masih jarang yang membuat, Anton meneruskan kreasinya.

https://regional.kompas.com/read/2020/01/10/06234131/dari-tulang-ayam-bekas-soto-anton-produksi-aneka-replika

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.