NEWS
Salin Artikel

Jembatan Solok Selatan Ambruk akibat Banjir, Pemkab Lobi Perbaikan ke Kementerian PUPR

"Jembatan ini ambruk sejak 24 November lalu, namun sampai sekarang belum juga diperbaiki. Bahkan jembatan darurat juga belum dibangun," kata Andre kepada Kompas.com, Jumat (20/12/2019) di Padang.

Andre mengatakan, pihaknya sudah meninjau kondisi jembatan yang merupakan akses utama masyarakat di Pakan Rabaa, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh.

"Jembatannya sudah ambruk dan patah jatuh ke dasar sungai. Ini harus segera diperbaiki karena ada 6.000 warga yang terdampak dan 1.600 di antaranya pelajar," kata politisi Partai Gerindra itu.

Andre mengatakan, pihaknya sudah bertemu dengan Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria untuk memfasilitasi Pemkab meminta bantuan ke Kementerian PUPR.

Anggaran perbaikan Rp 15 miliar

"Kata Pak Bupati anggaran perbaikan jembatan itu mencapai angka Rp 15 miliar. Saya akan minta bantu Pak Menteri PUPR untuk segera memperbaikinya," kata Andre.

Selain jembatan Sungai Pangkua, masih ada penanganan bencana yang harus segera dilakukan, yaitu memindahkan muara Sungai Batang Suliki atau melakukan pengedaman.

Selain itu, juga masalah rumah hunian sementara bagi korban bencana yang rumahnya hancur dan tidak bisa dihuni lagi.

"Kita minta Pak Bupati segera membuat proposalnya dangan mengajukannya ke Kementerian. Saya akan kawal," kata Andre.

Sebelumnya Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria mengatakan, jembatan Sungai Pangkua tersebut ambruk akibat banjir pada 22 November lalu.

Kemudian, kondisi jembatan semakin parah karena kembali diterpa banjir pada 24 November.

"Nah, pada saat banjir 13 Desember. Jembatan ini benar-benar ambruk dan patah ke dasar sungai," kata Muzni.

Selain itu, banjir pada 13 Desember itu juga membuat fondasi jembatan darurat yang akan dibangun menjadi hancur.

"Sekarang dibangun lagi. Mudah-mudahan jembatan darurat bantuan dari Balai Jembatan dan PU Sumbar itu bisa menjadi pemecah persoalan transportasi masyarakat sementara," kata Muzni.

Warga terkena dampaknya

Saat ini, warga terpaksa jalan memutar sepanjang 10 kilometer dari Balun untuk bisa mencapai daerah Pakan Rabaa.

Sementara untuk pemindahan muara Sungai Batang Suliki memang menjadi prioritas karena jika hujan deras mengakibatkan air sungai meluap dan membanjiri rumah warga.

"Alternatifnya jika tidak dipindahkan muara sungai, bisa juga dilakukan pengedaman," kata Muzni.

Selanjutnya, soal rumah hunian sementara saat ini ada 18 kepala keluarga yang rumahnya hancur dan terpaksa direlokasi ke rumah yang disewa Pemkab.

"Mereka disewakan rumah hingga 6 bulan ke depan. Setelah itu, kita berharap pindah ke rumah hunian sementara. Soal tanah sudah ada, persoalannya tinggal pembangunannya saja lagi," kata Muzni.

https://regional.kompas.com/read/2019/12/20/18003181/jembatan-solok-selatan-ambruk-akibat-banjir-pemkab-lobi-perbaikan-ke

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.