NEWS
Salin Artikel

Kasus Bayi Penderita Hydrocephalus, RSUD dr Soetomo Fokus Perbaiki Status Gizinya

Direktur Utama RSUD dr Soetomo dr Joni Wahyuhadi mengatakan, saat ini fokus yang dilakukan adalah penanganan atau perbaikan gizi pada bayi Pandu.

Hal itu dilakukan agar kondisi sang bayi stabil ketika ada tindakan operasi selanjutnya.

"Sekarang yang menjadi fokus kami adalah penanganan gizi bayi dan tapping selama 1-2 bulan ke depan," kata Joni, saat dihubungi, Kamis (12/12/2019).

Menurut dia, bayi Pandu selalu diberikan suplai makanan yang bergizi. Sebab, apabila ada tindakan operasi selanjutnya, kondisi bayi Pandu harus benar-benar sehat.

"Jadi gizi dan nutrisinya harus terpenuhi agar kondisinya tetap stabil. Sehingga tindakan operasi berikutbya bisa optimal. Itu yang menjadi fokus kami," tutur Joni.

Ia menyampaikan, pemberian susu formula juga bisa diberikan kepada bayi Pandu.

Seperti diketahui, Pandu memiliki rongga hingga 4 sentimeter di bagian atas bibir area hidung. Kondisi bibir yang tidak sempurna itu membuat Pandu kesulitan minum air susu ibu (ASI) maupun susu formula.

"Sekarang, susu sudah bisa diberikan kepada bayi Pandu. Sudah tidak ada masalah. Kondisinya akan kami pantau terus perkembangannya," ujar dia.

Menurut dia, bayi Pandu memang lebih baik menjalani rawat jalan daripada harus rawat inap. Alasannya, kondisi bayi Pandu rentan dengan infeksi.

"Jadi memang diharuskan rawat jalan. Sebab kalau rawat inap, dengan kondisi yang rentan, khawatir malah terkena infeksi. Kalau ketularan penyakit pasien di sini malah susah," ujar dia.

Siapkan 11 dokter

Sebelumnya, bayi Pandu sudah menjalani operasi pemasangan slang.

Menurut dia, operasi pemasangan slang berguna untuk mengalirkan cairan di kepala bayi tersebut.

Dengan pemasangan slang itu, RSUD dr Soetomo berharap benjolan di kepala bayi Pandu bisa mengempis secara perlahan.

Saat ini, RSUD dr Soetomo menyiapkan 11 dokter dari berbagai bidang untuk menangani rekonstruksi wajah bayi Pandu.

Rekonstruksi wajah bayi Pandu akan dilakukan secara bertahap sampai Pandu berusia 17 tahun. Di usia itu, Pandu akan menjalani rekonstruksi wajah secara permanen.

https://regional.kompas.com/read/2019/12/12/19324241/kasus-bayi-penderita-hydrocephalus-rsud-dr-soetomo-fokus-perbaiki-status

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

70 Tahun Hidup Tanpa Penerangan, Kini Warga Dusun Balakala Bisa Nikmati Listrik PLN

70 Tahun Hidup Tanpa Penerangan, Kini Warga Dusun Balakala Bisa Nikmati Listrik PLN

Regional
Terkait Polemik DTH di Luwu Utara, BPBD Sebut Semua Bantuan Sudah Tersalurkan

Terkait Polemik DTH di Luwu Utara, BPBD Sebut Semua Bantuan Sudah Tersalurkan

Regional
Cegah Pernikahan Dini, Bupati Luwu Utara Tandatangani Pakta Integritas Pencegahan Perkawinan Anak

Cegah Pernikahan Dini, Bupati Luwu Utara Tandatangani Pakta Integritas Pencegahan Perkawinan Anak

Regional
Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Dongkrak Penghasilan Daerah

Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Dongkrak Penghasilan Daerah

Regional
Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Regional
UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.