NEWS
Salin Artikel

Ibu yang Jadi Pelaku Pembunuhan Bocah dan Inses di Sukabumi Mulai Diadili

Sidang hari ini merupakan persidangan pertama dengan agenda pembacaan dakwaan.

Persidangan dipimpin hakim Dian Febriandari dengan anggota Susi Pangaribuan dan Tri Handayani.

Surat dakwaan dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Abram N Putra. 

Selain itu hadir juga penasihat hukum terdakwa yaitu Ivan Faizal.

Saat pembacaan dakwaan, terdakwa SR alias Yuyu yang mengenakan pakaian putih dibalut rompi oranye hanya duduk sambil tertunduk di kursi terdakwa.

SR alias Yuyu tampak menggunakan kerudung abu-abu yang dikenakan untuk menutupi wajahnya dari bidikan kamera wartawan.

Adapun, JPU membacakan dua dakwaan terhadap SR.

''Dakwaan pertama tindakan kekerasan pembunuhan terhadap anak angkatnya dan dakwaan kedua tindakan persetubuhan dengan anaknya,'' ujar Humas PN Sukabumi Parulian Manik kepada wartawan saat ditemui di PN Sukabumi, Selasa siang.

Pertama, SR didakwa Pasal 80 ayat 4 jo Pasal 76 c Undang-Udang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan UU nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. 

Sedangkan, dakwaan kedua Pasal 81 ayat 3 dan 5 jo Pasal 76 d Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi undang-undang.

''Sidang akan dilanjutkan Selasa pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi,'' ujar Parulian.

Dua terdakwa anak sudah divonis

Parulian mengatakan, perkara pembunuhan dan inses ini juga melibatkan dua anak kandung terdakwa SR alias Yuyu.

Pesidangan kedua anak SR sesuai Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) dengan digelar secara tertutup.

''Dua anak terdakwa sudah divonis,'' kata dia.

Menurut Parulian, anak pertama dihukum penjara tujuh tahun dengan pelatihan kerja selama sepuluh bulan.

Sedangkan, untuk anak keduanya dihukum menjalani pelatihan kerja di Panti Sosial Rehabilitasi Anak dengan Berhadapan dengan Hukum (PSR ABH) di Bogor selama satu tahun.

''Karena umurnya di bawah empat belas tahun, sesuai UU SPPA hukumannya berupa pelatihan kerja,'' ujar Parulian.

Sebelumnya diberitakan, NP bocah perempuan berusia 5 tahun dibunuh di Sukabumi. Dalam penyidikan terungkap bahwa pelaku pembunuhan yakni SR dan dua anaknya juga melakukan inses.

https://regional.kompas.com/read/2019/12/10/17522901/ibu-yang-jadi-pelaku-pembunuhan-bocah-dan-inses-di-sukabumi-mulai-diadili

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.