NEWS
Salin Artikel

Kasus Penipuan Modus Menggandakan Uang Rp 750 Juta, Dilakukan di Hotel hingga 5 Orang Diamankan

KOMPAS.com - Setelah menerima laporan dari seorang pengusaha Jakarta asal Blitar berinisial H, Kamis (8/11/2019), aparat kepolisian Polres Blitar berhasil menangkap lima orang diduga pelaku penipuan dengan modus menggandakan uang.

Kelima orang pelaku tersebut diamankan petugas di suatu tempat di Yogyakarta. Kamis.

Penangkapan kelima orang pelaku tersebut hanya berselang beberapa jam setelah korban membuat laporan.

Selain mengamankan lima orang pelaku, aparat Polres Blitar juga mengamankan ratusan uang diduga hasil penipuan.

Baca fakta selengkapnya:

Dikenalkan teman

Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Heri Sugiono mengatakan, kejadian bermula saat korban mengenal sosok dengan panggilan Abah asal Kalimantan dari seorang temannya.

Temannya tersebut mengatakan bahwa Abah bisa menggandakan uang. Karena usahanya yang sedang lesu, korban pun termakan omongan rekannya itu.

Saat itu, korban diminta oleh pelaku untuk mengumpulkan uang hingga Rp 750 juta sebagai modal penggandaan.

"Uangnya hasil pinjam sana sini," katanya.

Lakukan aksi di hotel

Setelah berhasil meyakinkan korbannya, sambung Sugiono, para pelaku ini pun mengeksekusi uang korban dengan modus ritual penggandaan di Blitar.

Lokasi ritualnya sendiri berlangsung secara pindah-pindah dari hotel satu ke hotel lainnya.

Saat melakukan aksinya, komplotan itu menyewa dua kamar sekaligus disalah satu hotel yakni kamar 310 dan 308.

Tiba di kamar 310, korban diminta datang membawa uang untuk memulai ritual. Setelah itu, korban diajak pergi mengambil batu untuk kebutuhan ritual lanjutan yang akan berlangsung di kamar 308.

Selesai ritual, korban kemudian disuruh kembali ritual ke kamar 310 untuk memeriksa uang yang hendak digandakan itu.

Saat itulah korban menemukan uangnya ratusan juta sudah berganti menjadi tumpukan potongan kertas hvs seukuran uang lembaran.

Mengetahui hal itu, korban sempat pergi ke kamar 308 untuk menemui para pelaku. Namun, usahanya itu gagal karena para pelaku sudah tidak ada di tempat.

"Rupanya saat pindah kamar itu ada yang mengganti uang," ujar Sugiono.

 

Polisi amankan lima orang diduga pelaku

Sugiono mengatakan, setelah menerima laporan korban, pihaknya mberhasil mengamankan lima orang diduga pelaku penipuan dengan modus menggandakan uang.

Kelima orang tersebut diamankan dari suatu tempat di Yogyakarta.

"Diamankan di Sleman," ujar Sugiono saat dikonfirmasi, Jumat (8/11/2019).

Sugiono mengatakan, saat ini kelima orang yang diamankan tersebut masih menjalani pemeriksaan untuk mengetahui keterlibatan masing-masing.

"Jadi masih diperiksa," kata Sugiono.

Saat penangkapan, polisi juga mengamankan uang tunai yang diduga hasil penipuan.

 

Sumber: KOMPAS.com (Kontributor Kediri, M Agus Fauzul Hakim, Editor: Abba Gabrillin dan Robertus Belarminus)

https://regional.kompas.com/read/2019/11/09/13455611/kasus-penipuan-modus-menggandakan-uang-rp-750-juta-dilakukan-di-hotel-hingga

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.