NEWS
Salin Artikel

Gabungan Ormas Kebangsaan Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi Hoaks

Imbauan itu merupakan salah satu pernyataan sikap gabungan ormas kebangsaan untuk merespons situasi terkini di Indonesia. 

Gabungan ormas tersebut terdiri dari Ikatan Sarjana Nadhatul Ulama (ISNU), Vox Point Indonesia, Gerakan Kasih Indonesia (Gerkindo), Asosiasi Pendeta Indonesia (API), Cipta Cendekia Indonesia (C2I), Forum Komunikasi Kristiani (FKK) dan Forkom Narwastu.

Mereka menilai, kehidupan kebangsaan dan kenegaraan di Indonesia sedang mengalami kemunduran.

Nilai-nilai harmoni, sosial-budaya, kerukunan, dan saling menghormati sesama anak bangsa terus tergerus oleh kepentingan individu, kelompok dan golongan.

"Situasi kebangsaan beberapa hari terakhir ini menunjukkan bahwa kita masih mudah terpolarisasi dengan berbagai kepentingan tertentu. Padahal, sebagai negara demokrasi, semua persoalan dapat diatasi melalui jalur konstitusi," demikian pernyataan gabungan ormas kebangsaan dalam siaran pers diterima Kompas.com, Rabu (2/10/2019).

Berbagai peristiwa yang terjadi menunjukkan ketidakdewasaan dalam menyikapi berbagai persoalan. Masyarakat mudah terpancing informasi yang belum benar kepastiannya.

Hal ini tentu saja mengganggu dan mengancam hubungan baik sebagai sesama anak bangsa.

Selain imbauan untuk tidak mudah terprovokasi informasi hoaks, gabungan ormas juga menyampaikan pernyataan sikap lain terkait kondisi di Indonesia.

1. Meminta masyarakat, pemuda, mahasiswa dan pelajar dalam menyampaikan aspirasinya di negara demokrasi untuk tidak mudah terpengaruh dengan ajakan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

2. Masyarakat diminta untuk tetap menjaga keamanan di lingkungan sekitar. Tetap mewaspadai berbagai situasi yang mencurigakan serta yang mengganggu keamanan dan ketertiban umum.

3. Meminta aparat TNI dan Polri untuk tetap bersatu mengkawal seluruh aspirasi masyarakat dan melindungi masyarakat dari berbagai anacaman disintegrasi bangsa. Serta menindak tegas para aktor dan pelaku yang mencoba mengganggu keamanan nasional.

5. Mendukung proses demokrasi sesuai dengan konstitusi yang berlaku.

6. Mengajak seluruh anak bangsa untuk memberikan dukungan kepada TNI dan Polri supaya tegas dan bijak menjaga keamanan dan ketertiban serta dukungan kepada pemerintah agar semua persoalan bangsa dapat diselesaikan dengan cara-cara konstitusi.

7. Mengajak semua elemen bangsa membangun dialog dan kerja sama untuk memperkuat jati diri bangsa demi terwujudnya cita-cita bersama sesuai pembukaan UUD 1945.

8. Mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan menjelang dan sesudah pelantikan presiden dan wakil presiden Republik Indonesia Periode 2019-2024 pada 20 Oktober 2019 mendatang sebagai hasil pemilihan presiden yang sah dan demokratis.

Pernyataan sikap yang dibuat pada 1 Oktober 2019 itu ditandatangi para ketua ormas gabungan ormas kebangsaan. Antara lain Ketua Umum ISNU Ali Masykur Musa, Ketua Umum Vox Point Indonesia Yohanes Handojo Budhisedjati dan Ketua Umum Gerakan Kasih Indonesia Pdt Yerry Tawalujan.

Lalu Ketua Umum Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Pdt Brigjen TNI Purn Harsanto Adi, Ketua Dewan Pembina Cipta Cendekia Indonesia (C21) Uung Sendana, Ketua Forum Komunikasi Kristiani Pdt Didi S Natha, Ketua Forkom Nawasatu Marthen Napang.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Umum ISNU Ali Masykur Musa membenarkan pernyataan sikap dari ormas kebangsaan tersebut.

Ali mengatakan, pernyataan sikap itu dibuat untuk mencegah perpecahan bangsa di Indonesia.

"Ini sebagai bentuk keprihatinan kami atas kondisi bangsa Indonesia saat ini," kata Ali.

https://regional.kompas.com/read/2019/10/02/14511611/gabungan-ormas-kebangsaan-imbau-masyarakat-tak-terprovokasi-hoaks

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.