NEWS
Salin Artikel

Tersangka Perempuan dalam Kasus Video Seks 3 Pria 1 Wanita Direkomendasikan Bebas

GARUT, KOMPAS.com – Penasehat hukum V, tersangka wanita dalam kasus video seks tiga pria satu wanita di Garut, Budi Rahardian telah menerima rekomendasi Komnas Perempuan terkait kasus yang menjerat kliennya.

Dalam rekomendasi tersebut, Komnas Perempuan meminta aparat kepolisian menghentikan penyelidikan kasus yang menjerat kliennya.

“Rekomendasi dari Komnas Perempuan, kasusnya dihentikan untuk klien saya,” jelas Budi Rahardian kepada wartawan saat ditemui di kantornya di Jalan Suherman, Kecamatan Tarogong Kidul, Garut, Jumat (20/9/2019).

Komnas Perempuan sendiri, menurut Budi, sebelumnya sengaja turun ke Garut untuk melihat kasus yang menjerat kliennya dan menemui beberapa pihak mulai dari V, keluarga V, serta aparat kepolisian dan P2TP2A Garut.

Setelah melihat kasus yang menjerat kliennya, menurut Budi, Komnas Perempuan pun menerbitkan rekomendasi terhadap penanganan kasus tersebut.

“Rekomendasi dari Komnas Perempuan ditujukan kepada Polres Garut, soal rekomendasi tersebut diikuti atau tidak oleh pihak kepolisian, itu jadi ranah kepolisian,” jelas Budi.

Dalam surat rekomendasi bernomor 028/KNA-KTP/Pemantauan/Surat rekomendasi/IX/2019 yang dikeluarkan Komnas Perempuan, ada 7 poin rekomendasi yang disampaikan Komnas Perempuan kepada Polres Garut.

Poin pertama, Komnas Perempuan merekomendasikan Polres Garut untuk menghentikan penyidikan kasus dengan nomor laporan polisi LP/A/52/VIII/2019/JBR/RES.GRT atas nama tersangka V.

Adapun alasan Komnas Perempuan merekomendasikan penghentian penyidikan atas kasus V adalah karena tidak terpenuhinya unsur dengan sengaja atau atas persetujuan.

Komnas Perempuan lebih melihat unsur yang terpenuhi adalah V dipaksa dengan ancaman atau diancam atau di bawah kekuasaan atau tekanan orang lain, dibujuk atau tipu daya, atau dibohongi oleh orang lain.

Karenanya, V, menurut Komnas Perempuan tidak bisa dipidana dalam kasus tersebut.

Komnas juga merekomendasikan agar aparat kepolisian menggunakan perspektif gender dalam penanganan kasus V dengan memperhatikan posisi rentan V sebagai anak korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Selain itu, perlu diperhatikan juga latar belakang perempuan, situasi dan kondisi perkawinannya, relasi kuasa dalam perkawinan yang membuat V tidak berdaya hingga riwayat kekerasan dari suami yang dialami V.

https://regional.kompas.com/read/2019/09/20/16553931/tersangka-perempuan-dalam-kasus-video-seks-3-pria-1-wanita-direkomendasikan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Golkar Gelar Baksos di Salatiga, Jateng, Warga: Kami Sekarang Kenal Pak Airlangga

Golkar Gelar Baksos di Salatiga, Jateng, Warga: Kami Sekarang Kenal Pak Airlangga

Regional
Jan Ethes Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Solo

Jan Ethes Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Solo

Regional
Kuatkan Program Ketahanan Pangan, Dompet Dhuafa Hadirkan 'Sentra Padi Subang'

Kuatkan Program Ketahanan Pangan, Dompet Dhuafa Hadirkan "Sentra Padi Subang"

Regional
Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Regional
Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.