NEWS
Salin Artikel

Fakta di Balik Limbah Beracun di Bogor, 3 Warga Keracunan hingga Polisi Amankan 39 Drum Kosong

KOMPAS.com - Warga Kampung Tajur RT 004 RW 001, Desa Tajur, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor mengeluhkan bau menyengat selama lima hari berturut-turut.

Awalnya, warga menduga bau yang begitu tajam itu disebabkan karena adanya gas elpiji yang bocor di rumah mereka.

Namun, dugaan itu ternyata salah, setelah puskesmas setempat menemukan sejumlah warga yang mengalami keracunan limbah.

Drum-drum bekas limbah Bahan Berbahaya Beracun (B3) yang berada di lahan kosong, diduga penyebab bau menyengat. Aparat Polsek Citeurup, Kabupaten Bogor mengamankan 39 drum kosong yang mengeluarkan bau menyengat itu.

Berikut fakta limbah beracun yang dikeluhkan warga:

Ika Kartika (43), beserta anaknya terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Sentra Medika, Cibinong pada Kamis (11/7/2019) malam. Mereka adalah satu dari sekian banyaknya warga yang keracunan dengan gejala pusing hingga mual-mual.

Menurut Ika, awalnya bau tidak begitu menyengat, hingga puncaknya pada Kamis malam. Ia tak tahan menghirup bau menyengat tersebut dan langsung merasakan dada sesak, mata perih serta hidung panas.

"Sudah lima harian, cuman baunya hilang, terus datang lagi dan hari itu benar-benar menyengatlah langsung ke paru-paru sesak, batuk, terus di mata perih, di mulut pahit, hidung panas. Kalau saya mah memang enggak kuat pingsan dan saya langsung dibawa ke RS," katanya Ika seusai diberikan pengobatan, Jumat (12/7/2019).

 

Kapolsek Citeureup Kompol Muhtarom memastikan bahwa korban atas nama Ika yang sempat dirawat di rumah sakit sudah kembali ke rumahnya.

"Ada tiga orang yang mengalami keracunan dan semua sudah diperbolehkan pulang," ujarnya.

Hingga kini, pihak kepolisian masih mencari pelaku yang membuang puluhan drum tersebut. Menurut Muhtarom, kasus ini berawal dari laporan warga yang menemukan drum kosong karena mengeluarkan bau menyengat.

 

3. Bau masih membekas

Hingga kini, bau limbah tersebut masih dirasakan warga lantaran bekas cairan tetap tersisa di tanah sehingga mengeluarkan bau tak sedap.

Meski begitu, Ika dan buah hatinya masih merasa lemas setelah menjalani pengobatan. Ia berharap aparat setempat segera menindak tegas pelaku yang membuang limbah beracun tersebut.

"Baunya masih membekas di sini, tetapi warga yang terdampak sudah diberikan obat dan dibagikan masker," ujarnya Ika kepada Kompas.com.

 

4. Belum diketahui siapa pelakunya

Kapolsek Citeureup Kompol Muhtarom mengatakan, untuk sementara ini pihaknya belum mengetahui siapa pelaku yang menyimpan puluhan drum kosong yang mengandung limbah B3 tersebut.

"Belum, tetapi drum sudah diamankan, korban yang dilarikan ke rumah sakit ada tiga orang dan sudah pulang juga," ujar Muhtarom kepada Kompas.com.

 

Aparat Polsek Citeureup, Kabupaten Bogor, mengamankan 39 drum kosong yang mengeluarkan bau menyengat di lahan perkebunan di Kampung Tajur RT 004 RW 001, Desa Tajur, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.

Drum kosong tersebut diduga bekas limbah bahan berbahaya beracun (B3) yang membuat warga sekitar lokasi pembuangan resah karena terpapar limbah tersebut.

Kapolsek Citeureup Kompol Muhtarom mengatakan, sebagian drum tersebut telah dihancurkan dengan cara dipotong menggunakan las. Dua di antaranya dijadikan alat bukti di Mapolsek Citeureup.

"Kami amankan drum tersebut minimal baunya hilang. Yang utuh ada dua drum kemudian lainnya dibelah, jadi ada 39 drum," kata Muhtarom kepada Kompas.com, Jumat (12/7/2019).

Sumber: KOMPAS.com (Afdhalul Ikhsan)

https://regional.kompas.com/read/2019/07/16/06080031/fakta-di-balik-limbah-beracun-di-bogor-3-warga-keracunan-hingga-polisi

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Regional
Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Regional
3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.