NEWS
Salin Artikel

Viral Foto Beruang Madu Kurus di Kebun Binatang Sinka Island Park, Ini Langkah BKSDA

KOMPAS.com - Sebuah foto yang menampilkan seekor beruang madu dengan kondisi kurus beredar di media sosial Twitter sejak akhir pekan lalu.

Salah satu yang mengunggah adalah akun @mwrDINATA. Ia menuliskan, satwa tersebut terlihat kurus, bulu badannya mulai menipis, dan terlihat lemah.

Ia pun meminta tolong kepada warganet untuk memberitahukan kondisi hewan itu kepada pihak pengelola kebun binatang.

Sejumlah warganet pun menyampaikan keprihatinannya.

"Cuma bisa bantu RT, sedihhh banget kurus gitu. Sekarang apakah udah ada tindak lanjutnya ya???," tulis akun @xyudhsss.

"SAVE OUR BEARS! Sedih banget ngeliatnya," tulis akun @kaibbygurl.

"Salah satu alasan gapernah mau ke kebun binatang, bukannya seneng yang ada malah sedih liat kondisi hewan-hewannya," tulis akun @Novidasyfrn.

Tanggapan BKSDA

Setelah foto beruang madu kurus kering yang banyak beredar di media sosial, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat (Kalbar) melakukan pemeriksaan terhadap satwa tersebut pada Senin (10/6/2019).

Diketahui, beruang madu itu berada di Kebun Binatang Sinka Island Park yang berlokasi di Jalan Malindo Teluk Karang, Kecamatan Singkawang Selatan, Kalimantan Barat.

Kepala BKSDA Kalbar Sadtata Noor Adirahmanta menyayangkan ada satwa dalam kondisi kurus ternyata masih diperlihatkan di kebun binatang.

"Betul, memang itu menjadi catatan kami bahwa saat ini pihak manajemen (kebun binatang Sinka Island Park) dari sisi kepedulian itu masih kami beri catatan kurang," ujar Sadtata saat dihubungi Kompas.com pada Kamis (13/6/2019).

Menurut dia, satwa dengan kondisi kurus atau sudah berumur apabila masih dipamerkan di kebun binatang bisa menimbulkan persepsi lain bagi pengunjung.

"Orang kan nangkapnya (berpikir) binatang itu kurus. Dulu pernah ada singa yang usianya sudah tua yang kurus kering, umurnya sekitaran 20 tahun. Kalau di alam mungkin umurnya tidak selama itu, karena di sini dikasih makan rutin. Kalau kondisinya kurus dan masih dipajang, masyarakat awam tidak punya data itu. Nah hal tersebut yang semestinya pihak manajemen tidak memajang satwa (dengan kondisi) itu," ujar Sadtata.

Selain itu, meski kondisi fisik beruang terlihat kurus, Sadtata menyampaikan bahwa satwa tersebut masih berperilaku dan beraktivitas normal.

Oleh karena itu, perlu diselidiki penyebab beruang madu menjadi kurus.

Sementara itu, Sadtata mengatakan, untuk saat ini pihak dokter belum bisa melakukan pemeriksaan medis karena dokter dari Sinka Island Park tidak ada di tempat.

Adapun pemeriksaan medis baru bisa dilakukan ketika dokter dari BKSDA Kalbar dan dokter dari Sinka Island Park memeriksa beruang madu itu secara bersama-sama.

Hal itu dilakukan agar mengetahui penyebab beruang madu tersebut bisa dalam kondisi seperti itu.

"Meskipun kami juga punya dokter hewan, tapi pemeriksaan harus dilakukan bersama. Nah kita baru bisa menyatakan kalau itu penyakit atau apa setelah ada pemeriksaan medis," ujar Sadtata.

Peran BKSDA

Sementara itu, Sadtata menjelaskan, BKSDA hanya bersifat memberikan pembinaan dan arahan kepada pihak kebun binatang.

Ia juga mengaku telah beberapa kali melakukan pembinaan ke pihak Sinka Island Park.

Akan tetapi, jika pembinaan tersebut tidak diindahkan oleh pihak kebun binatang, maka akan diberikan surat peringatan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) selaku pemberi ijin.

"Kalau misalnya arahan kami tidak pernah diindahkan, ya nanti akan terbit ssesuai ketentuannya, yakni surat peringatan 1-2-3. Bahkan kalau itu tidak diindahkan sama sekali kan bisa sampai dicabut ijinkan oleh pemberi ijin konservasi (Kementerian)," ujar Sadtata.

Pernah dipindahkan

Sadtata mengungkapkan, beruang madu itu sudah memiliki usia tua, kurang lebih 20 tahun.

Awalnya, beruang madu tersebut berada di Kebun Binatang Pontianak dan kemudian dipindahkan ke Sinka Island Park pada 2008.

"Mungkin sudah 20 tahunan, karena beruang itu di Sinka Island Park sudah 11 tahun. Sebelumnya beruang itu ada di kebun binatang Pontianak sejak 2008 yang kemudian ditutup, baru diserahkan ke Sinka Island Park," ujar Sadtata.

Dengan demikian, Sadtata berharap beruang madu tersebut tidak lagi dipamerkan di kebun binatang dan lekas diperiksa secara medis.

https://regional.kompas.com/read/2019/06/13/11250361/viral-foto-beruang-madu-kurus-di-kebun-binatang-sinka-island-park-ini

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.