NEWS
Salin Artikel

Pasca-Ledakan Bom, Wali Kota Sibolga Kecam Warga yang Cari Kesempatan di Tengah Bencana

Mereka kebanyakan adalah warga Kelurahan Pancuranbambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga, Sumatera Utara. Pascaledakan, mereka menjadi pengungsi di tenda-tenda yang tersedia.

"Datanya nanti kita serahkan ke BNPT dan PUPR untuk mendapatkan bantuan tanggap darurat. Pendataan ini setelah lokasi dinyatakan aman dan warga diperbolehkan kembali ke rumahnya, Ternyata banyak rumah yang sudah rata dengan tanah," kata Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk lewat sambungan telepon saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (16/3/2019) malam.

Dijelaskannya, Pemkot Sibolga hanya mendata kerusakan rumah berdasarkan tiga kategori yaitu rusak ringan, sedang, dan berat. Petugas kelurahan dan kepala lingkungan setempat yang mendata dan memverifikasinya.

Rusak berat berarti rumah harus dibangun kembali, sedangkan rusak sedang seperti pintu jebol dan atap hancur. Untuk rusak sedang dan ringan, akan dilakukan perbaikan selama satu atau dua minggu.

"Begitupun, ada saja warga yang mencari kesempatan di tengah bencana. Mengaku-ngaku, padahal rumahnya sudah rusak sebelum ledakan. Ini yang betul, yang 161 itu," ujar Syarfi.

"Ada orang kaya, dia ngaku ngungsi. Rumahnya bertingkat, hanya plafon yang bocor, beteriak-teriak minta bantuan. Ini orang gimana, sih... Kok, gak malu.." ungkapnya.

Dari seluruh pengungsi, lanjut dia, sebagian sudah kembali ke rumah. Sebagian lagi memilih menempati tenda pengungsian dan menumpang di rumah sanak keluarga atau tetangganya. BNPT, Kementerian Sosial, dan Pemkot Sibolga saat ini sudah melaksanakan upaya pemulihan trauma.

"Sebagian warga sudah mulai hilang traumanya, kita coba hibur mereka agar kembali bangkit. Saya harap Sibolga bisa segera pulih. Saya mengecam tindakan teror ini, semoga tidak terulang lagi," ucap Syarfi.

Ditanya apa saja bantuan yang saat ini diterima para pengungsi, Syarfi bilang, selain logistik juga setiap KK mendapat uang sebanyak Rp 1 juta.

"Uang ini untuk bertahan sambil menunggu bantuan pemerintah," pungkasnya.

Akan ditinjau Presiden

Besok, Minggu (17/3/2019) pagi, Presiden Joko Widodo dan rombongan bertolak dari Lanud Soewondo, Medan menuju Bandara FL Tobing di Tapanuli Tengah.

Agendanya meresmikan Pelabuhan Sibolga dan menghadiri beberapa acara lainnya. Ditanya soal persiapan, Syarfi mengaku sudah maksimal.

"Ini diluar acara kenegaraan meresmikan pelabuhan. Beliau berkenan meninjau lokasi bencana, kita sudah koordinasi dengan Korem dan Paspampres. Kebetulan tenda pengungsi masih terpasang, belum kita buka, jadi besok di situ.." kata Syarfi.

https://regional.kompas.com/read/2019/03/16/22295951/pasca-ledakan-bom-wali-kota-sibolga-kecam-warga-yang-cari-kesempatan-di

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.