NEWS
Salin Artikel

Durian Banjiri Ambon, Aktivis Lingkungan Khawatir Teluk Ambon Kotor

Buah-buah durian ini dijual pedagang dengan harga bervariasi, mulai dari paling murah Rp 10.000 hingga yang paling mahal Rp 35.000 per buah.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di kasawan Pantai Mardika Ambon, tampak para pedagang terlihat menawarkan buah-buah durian kepada warga yang melintas di kawasan tersebut sambil mengajak mereka melihat isi buah durian yang sudah dibelah.

“Ayo silakan dicoba, duriannya masih segar, baru sampai dari Pulau Seram, ayo silakan dilihat,” kata Andre Batam, salah seorang pedagang kepada para pejalan kaki, Jumat (1/2/2019).

Menurut Andre, durian yang dijual para pedagang di kawasan itu umumnya didatangkan dari Wahai, Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah.

"Kita beli dari Wahai, pakai sistem borong, jadi tidak pakai besar atau kecil ukuran buah durian,” katanya.

Dia mengaku meski baru berjualan buah durian beberapa hari yang lalu, namun keuntungan yang didapat cukup lumayan.

"Ose (kamu) tahu sendiri durian ini kan sangat disukai masyarakat. Untuk keuntungan, pasti untung ya, saya baru dua hari berjualan dan untungnya lumayan ya,” katanya.

Terkait mulai maraknya pedagang menjual buah durian di sepanjang Pantai Mardika Ambon, salah satu aktivis lingkungan, Riswan Karepesina meminta agar para pedagang dapat memperhatikan sampah yang dihasilkan dari kulit durian.

Menurut Riswan, selama ini, saat musim durian tiba, para pedagang kurang memperhatikan persoalan tersebut sehingga sampah kulit durian kerap ditaruh di badan-badan jalan hingga menggunung, dan sebagian lagi dibuang ke laut hingga mengotori Teluk Ambon.

“Ini yang kita sayangkan, harus ada kesadaran agar Teluk Ambon tidak kotor karena sampah,” ujarnya.

Dia mengatakan, pada musim durian tahun sebelumnya, setiap hari berton-ton sampah kulit durian dibiarkan berserakkan di badan-badan jalan. Hal itu menurut dia harus dapat dicegah karena akan mengotori kota dan juga Teluk Ambon jika sampah terus dibuang di laut.

“Saya juga berharap kepada pemerintah Kota Ambon agar dapat segera menyediakan bak sampah di sepanjang Pantai Mardika dan sudah harus melakukan pengawasan secara ketat agar sampah tidak dibuang ke laut,” katanya.

https://regional.kompas.com/read/2019/02/01/17301761/durian-banjiri-ambon-aktivis-lingkungan-khawatir-teluk-ambon-kotor

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

70 Tahun Hidup Tanpa Penerangan, Kini Warga Dusun Balakala Bisa Nikmati Listrik PLN

70 Tahun Hidup Tanpa Penerangan, Kini Warga Dusun Balakala Bisa Nikmati Listrik PLN

Regional
Terkait Polemik DTH di Luwu Utara, BPBD Sebut Semua Bantuan Sudah Tersalurkan

Terkait Polemik DTH di Luwu Utara, BPBD Sebut Semua Bantuan Sudah Tersalurkan

Regional
Cegah Pernikahan Dini, Bupati Luwu Utara Tandatangani Pakta Integritas Pencegahan Perkawinan Anak

Cegah Pernikahan Dini, Bupati Luwu Utara Tandatangani Pakta Integritas Pencegahan Perkawinan Anak

Regional
Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Dongkrak Penghasilan Daerah

Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Dongkrak Penghasilan Daerah

Regional
Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Regional
UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.