NEWS
Salin Artikel

Gunung Karangetang Keluarkan Asap hingga 600 Meter dari Puncak

Secara visual, Pos Pengamatan Gunung Api Karangetang mencatat, kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III.

"Asap kawah bertekanan kuat teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 600 meter di atas puncak kawah," kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Karangetang, Yudia Prama Tatipang, dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Sabtu (12/01/2019).

Selain itu, asap kawah II putih sedang, tekanan gas sedang, tinggi lebih kurang 250 meter.

"Suara gemuruh lemah disertai embusan asap kelabu tebal tinggi lebih kurang 200 meter. Guguran lava teramati dari puncak kawah ditandai dengan asap keabuan tipis sampai tebal di lereng tubuh gunung bagian Utara yang mengarah ke Kali Batuare lebih kurang 1.000 sampai 2.000 meter, Kali Kiawang/Sumpihi lebih kurang 700 sampai 1000 meter," ujar Yudia.

"Pukul 07.41 WITA, teramati dari Kampung Pehe Siau Barat pada ujung lava Kali Sumpihi di jarak dari puncak lebih kurang 1.000 meter, terjadi kepulan asap kelabu tebal," lanjut dia.

Secara kegempaan, terjadi guguran sebanyak 24 kali.

"Amplitudo 3-10 milimeter, durasi 60-110 detik. Embusan jumlah 15 kali, amplitudo 5-38 milimeter, durasi 20-35 detik. Tremor harmonik jumlah 3, amplitudo 7-25 milimeter, durasi 75-160 detik. Hybrid atau fase banyak jumlah 1, amplitudo 5 milimeter, S-P 0 detik, durasi 10 detik. Vulkanik dangkal jumlah 2, amplitudo 8-10 milimeter, durasi 5 detik. Tektonik jauh jumlah 1, amplitudo 10 milimeter, S-P : 18 detik, durasi 45 detik," jelas Yudia.

Sementara, tremor menerus (microtremor) terekam dengan amplitudo 0,25-1 milimeter (dominan 0,25 milimeter).

Menurut Yudia, tingkat aktivitas Gunung Karangetang level III (siaga).

Oleh karena itu, pihaknya telah merekomendasikan, di antaranya masyarakat di sekitar Gunung Karangetang dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan mendaki dan beraktivitas pada radius 1,5 kilometer dari kawah aktif dan perluasan ke sektor Selatan, Tenggara, Barat dan Barat Daya sejauh 2,5 kilometer.

Selain itu, agar mewaspadai guguran lava dan awan panas guguran yang dapat terjadi sewaktu-waktu dari material hasil erupsi 2015. Alasannya, kondisi belum stabil dan mudah runtuh, terutama ke sektor Selatan, Tenggara, Barat dan Barat Daya.

Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai yang berhulu dari Puncak Gunung Karangetang selama musim hujan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman lahar hujan dan banjir bandang, terutama di sepanjang bantaran Kali Batuawang hingga ke pantai.

https://regional.kompas.com/read/2019/01/12/15244951/gunung-karangetang-keluarkan-asap-hingga-600-meter-dari-puncak

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.