NEWS
Salin Artikel

Prihatin Monyet Sering Mengemis di Jalan, Erwin Tanam Pohon Buah di Hutan

Erwin yang berprofesi sebagai konsultan pertanian organik kepada Kompas.com, Senin (3/12/2018), mengatakan, awalnya dia prihatin dengan beberapa kasus monyet tertabrak di tepi jalan menuju Parapat, tak jauh dari kawasan habitat monyet di Hutan Sibaganding.

"Intinya prihatin dengan kasus monyet tertabrak di sana. Kemudian kita buat status di Facebook. Banyak yang merespons, kita lakukan (pengorganisiran) penanaman bibit buah di kawasan Hutan Sibaganding," jelas Erwin.

Aksi penanaman bibit buah dan sayur itu, kata Erwin, dilakukan bertepatan dengan peringatan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober hingga 29 Oktober 2018 lalu.

Sejumlah relawan ikut dalam aksi, seperti mahasiswa dari Universitas Simalungun, anggota Pramuka dari Parapat dan beberapa relawan dari luar daerah Kabupaten Simalungun.

Menurut Erwin, aksi yang digelar selama dua hari dan bermalam di kawasan hutan itu tak terlalu sulit dilakukan karena seluruh relawan yang berjumlah 100 orang itu memiliki persepsi yang sama guna menyelamatkan satwa monyet.

"Karena punya persepsi yang sama, jadi pengorganisirannya tak sulit. Kita tentukan titik kumpul, ada yang nyumbang biji-bijian dan kita tanam bersama," katanya.

Adapun bibit buah yang dibawa dan ditanam di kawasan hutan itu antara lain bibit okra, kelor, cheri, pepaya, mangga dan lainnya yang diperkirakan mencapai sekitar 25.000 hingga 30.000 bibit buah dan sayuran.

Erwin berharap, tanaman buah bisa tumbuh, sehingga bisa dikonsumsi satwa monyet, sehingga mereka tak perlu turun ke jalan mengemis makanan kepada para pengendara yang melintas.

Aksi ini, lanjutnya, akan digelar sekali dalam tiga bulan. Meski para relawan tidak terbentuk dalam sebuah komunitas, namun sudah ada kesepakatan bahwa mereka akan kembali turun ke hutan tiga bulan setelah aksi 28 hingga 29 Oktober 2018 lalu.

Lebih jauh, Erwin menyebut, penanaman pohon dan sayuran ini merupakan tindakan darurat. Sebaiknya, ada upaya relokasi habitat satwa monyet yang populasinya terus meningkat, yakni ribuan ekor di Hutan Sibaganding.

"Sebaiknya mereka direlokasi, karena daya dukung lahan atau habitatnya kurang memadai lagi. Itu sebabnya satwa monyet itu turun mengemis makanan di jalan raya," ujarnya.

Menyangkut lokasi yang pas buat satwa monyet jika direlokasi, Erwin mengatakan harus melakukan survei secara serius, terutama soal ketersediaan makanan.

Menurut Erwin, sebenarnya ada seorang pawang yang rajin merawat dan menjaga monyet. Dia bernama Rahman Manik. Namun ia menilai, tidak adil juga membiarkan Rahman merawat satwa monyet dengan sendirian. Dia harus dibantu.

https://regional.kompas.com/read/2018/12/03/12054031/prihatin-monyet-sering-mengemis-di-jalan-erwin-tanam-pohon-buah-di-hutan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.