NEWS
Salin Artikel

Januari-Oktober, Terdapat 29 Kecelakaan di Perlintasan Kereta Api di Medan

Kasus terakhir yakni kasus kereta api jurusan Kualanamu-Medan yang menabrak Jani Indrianto Sitanggang (36), warga Kecamatan Medan Amplas.

Kejadian tersebut di perlintasan kereta api di Jalan Elang, Tegal Sari Mandala II, Medan Area, pada Selasa (27/11/2018) pagi.

Marno (59), saksi mata yang sedang mengerjakan bangunan di sekitar lokasi, mengaku melihat korban datang dari arah Jalan Rajawali.

Korban kemudian melewati pagar menuju rel. Menurut Marno, ekspresi korban seperti sedang mengalami masalah berat. Korban duduk di atas rel lalu melamun dan tak lama kereta datang. 

"Pas kereta datang, dia sempat keluar rel. Tapi begitu kereta dekat, dia balik lagi terus tidur di atas rel. Habislah dilindas, gak tega aku nengoknya," kata Marno, Selasa sore.

"Kayaknya dia stres, sadar dia apa yang dibuatnya. Posisinya terlentang, kepala sama kaki diletakkannya di atas rel," sambung dia.

Tak lama kemudian, petugas dari Polsek Percut Seituan datang dan mengevakuasi korban ke RSU dr Pirngadi Medan.

Kapolsek Percut Seituan Kompol Faidil Zikri yang dikonfirmasi membenarkan kejadian ini. Kata Faidil, tubuh korban terbawa sejauh 200 meter-an. Saat ini jenazahnya sudah diambil pihak keluarga. 

Selain kasus Jani, terdapat sejumlah kasus kereta api menabrak korban di Medan. Misal pada Rabu (21/11/2018) lalu, seorang pejalan kaki terpental dan tewas di tempat usai disambar kereta api di perlintasan KM 9, Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Seituan.

Awal November, tepatnya Selasa (6/11/2018) dini hari, kereta api menabrak taksi online di perlintasan Medan Labuhan. Tiga orang tewas dan 10 orang luka parah. 

Kasus kecelakaan

Manajer Humas PT KAI (Persero) Divre I Sumut M Ilud Siregar mengatakan sepanjang November terdapat lima kasus kereta menabrak korban di Medan.

Sementara sepanjang Januari hingga Oktober 2018 sudah terjadi 29 kecelakaan di pintu perlintasan resmi dan perlintasan tidak resmi maupun di ruang manfaat jalur kereta api.

Menurutnya, rata-rata penyebab terjadinya kecelakaan karena pengguna jalan tidak disiplin saat melewati perlintasan.

Dia mengimbau perlunya peran serta masyarakat terhadap keselamatan perjalanan kereta api dengan turut serta menjaga ketertiban dan keamanan dengan mentaati aturan dan norma yang berlaku serta patuh terhadap rambu-rambu yang ada di perlintasan sebidang dengan jalur kereta.

Kemudian, masyarakat diminta untuk tidak mendirikan bangunan di daerah jalur kereta, tidak menempatkan atau menaruh barang berbahaya di daerah jalur kereta, dan tidak berada di ruang manfaat jalur kereta api.

"Jumlah pintu perlintasan yang resmi kita sebanyak 92 pintu, sementara pintu perlintasan tidak resmi sebanyak 263 perlintasan. Sebagaimana Pasal 199 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007, pelanggaran terhadap Pasal 181 diancam pidana penjara tiga bulan dan denda Rp15 juta," tegas Ilud.

https://regional.kompas.com/read/2018/11/28/08234911/januari-oktober-terdapat-29-kecelakaan-di-perlintasan-kereta-api-di-medan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.