NEWS
Salin Artikel

Dorong Santri Jadi Wirausahawan, Kemenperin Berikan Mesin Pembuat Roti ke Pesantren

GRESIK, KOMPAS.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui Ditjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) memberikan bantuan mesin pembuat roti kepada Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaus Sholihin yang berada di Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik, Jawa Timur, senilai Rp 300 juta, Senin (19/11/2018).

Bantuan tersebut berkaitan dengan program Kemenperin tentang pengembangan unit industri mencetak wirausahawan baru di lingkup ponpes, melalui program "santri berindustri".

"Karena ponpes ini kan background agamanya kuat. Dengan moral yang baik dan kemandirian juga bagus, Insya Allah keberhasilan menjadi pengusaha itu relatif besar," ujar Sekretaris Dirjen IKM Kemenperin Eddy Siswanto, Senin (19/11/2018).

Dalam kerjasama yang dijalin, Kemenperin memberikan bantuan sebanyak 20 mesin pengolah makanan kepada Ponpes Mambaus Sholihin dengan nominal mencapai Rp 300 juta.

Mesin itu bakal digunakan oleh para santri dalam memproduksi usaha roti yang sudah dikembangkan.

"Kenapa makanan? Sebab industri makanan saat ini banyak yang membutuhkan dan relatif mudah. Untuk pasarnya sendiri kan sudah besar, dengan itu bisa langsung digunakan oleh santri untuk memenuhi saat ada acara di sini," jelasnya.

Hingga saat ini, terang Eddy, pihaknya sudah menjalin kerjasama dengan sekitar 15 ponpes yang ada di seluruh Indonesia. Bantuan yang diberikan tidak sekedar dalam bentuk mesin pengolah makanan saja.

"Ada banyak ponpes, ada Sunan Drajat (Lamongan), Lirboyo (Kediri), dan beberapa lagi, dengan sampai saat ini ada sebanyak 15 Ponpes, termasuk Ponpes Mambaus Sholihin. Dengan bantuan menyesuaikan dengan kebutuhan, melihat kemampuan dan yang dibutuhkan oleh ponpes. Ada yang mesin jahit, karena mereka ingin usaha garmen," ucap Eddy.

Sementara Direktur Jenderal IKM Kemenperin Gati Wibaningsih menambahkan, program "santri berindustri" yang digagas pihaknya merupakan kegiatan yang mengembangkan unit industri di ponpes, untuk mengembangkan kompetensi santri menjadi wirausahawan baru melalui serangkaian bimbingan teknis dan pendampingan.

"Berdasarkan data Global Enterpreneurship Index 2018, Indonesia berada di peringkat ke-94 dalam hal kewirausahaan dari 137 negara, atau di peringkat ke-21 di antara negara Asia-Pasifik," kata Gati.

Ponpes Mambaus Sholihin sendiri saat ini memiliki sebanyak 5.889 santri dan memiliki usaha kreatif berupa pabrik roti (MBS bakery), yang sudah dikembangkan oleh santri dan alumni sejak tahun 2017 lalu.

"Terima kasih atas bantuan yang telah diberikan, semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa menunjang produksi kami untuk bisa lebih bersaing di pasaran," tutur Abdul Muksin, mewakili pengasuh Ponpes Mambaus Sholihin.

https://regional.kompas.com/read/2018/11/19/15443311/dorong-santri-jadi-wirausahawan-kemenperin-berikan-mesin-pembuat-roti-ke

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Regional
Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Regional
Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Regional
BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

Regional
Yogyakarta Mengembalikan 'Remiten' dari Mahasiswa

Yogyakarta Mengembalikan "Remiten" dari Mahasiswa

Regional
Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Regional
Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Regional
Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Regional
Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Regional
Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Regional
Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Regional
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.