NEWS
Salin Artikel

4 Fakta Tes CPNS, Sudah Datang dari Jauh hingga Jumlah Laptop Kurang

KOMPAS.com - Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dengan sistem komputerisasi atau Computerized Assisted Test (CAT) mengalami kendala di sejumlah daerah.

Para peserta tes yang sedang mengadu nasib pun terpaksa gigit jari. Akibat permasalahan teknis tersebut, jadwal tes di beberapa daerah diundur. 

Berikut ini fakta terkait permasalahan tes CPNS di sejumlah daerah.

Pelaksanaan tes CPNS di Kota Yogyakarta terkendala masalah jaringan dan jumlah laptop tidak mencukupi.

"Jumlahnya itu hanya 240 laptop, yang diharapkan kan 650. Itu saja datangnya baru datang pagi tadi jam 03.10 WIB," kata Agus Supriyanto, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi DIY, Jumat (26/10/2018).

Hal tersebut diperparah dengan masalah jaringan internet yang mengalami masalah. Jaringan tidak terkoneksi dengan pusat, kata Agus. 

"Ditunda sampai menunggu keputusan dari pusat. Nanti kami akan koordinasikan terus dengan pusat, karena dari pusat ada di sini juga," tegasnya.

Penundaan jadwal tes CPNS juga terjadi di Bale Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Penyebab penundaan tersebut karena ketidaksiapan kelengkapan CAT.

Penundaan tersebut segera disambut sorakan dari para peserta yang telah hadir di Bale Kota Tasikmalaya pada hari Jumat (26/10/2018).

"Kemarin sebelumnya ada pengunduran jadwal dari awalnya pukul 08.00 WIB diundur jadi pukul 09.30 WIB, katanya persiapan belum beres padahal kami sudah siap ujian. Yah jadi pulang dulu. Katanya registrasi nanti pukul 12.30 WIB registrasi," kata Waffa (32), salah satu peserta tes CPNS.

Seperti diketahui, 31.400 peserta dari 6 instansi kabupaten/kota di Jawa Barat tersebut tercatat mengikuti tes mulai tanggal 26 Oktober sampai 16 November 2018.

Setiap harinya tes akan dibagi menjadi 5 sesi mulai dari pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB, kecuali di hari pertama yang hanya dibagi 3 sesi tes.

Pelaksanaan tes calon pegawai negeri sipil  (CPNS) di SMKN 2 Kota Malang molor dari jadwal. Seharusnya, tes pada hari Jumat (26/10/2018) dimulai pukul 08.00 WIB, namun baru dimulai pukul 9.30 WIB.

Koordinator Tes CPNS Zona Malang, Suksesti Sugiarti mengatakan, molornya pelaksanaan tes itu disebabkan oleh kendala teknis.

"Jadi molornya tadi sebetulnya kami juga minta maaf karena itu ada proses setting dari jaringan dan sebagainya. Termasuk koneksi untuk wifi-nya dan sebagainya dan alhamdulillah tadi sudah disepekati teman - teman untuk sabar menunggu setelah selesai, boleh tes sesuai dengan sesi pertama," katanya.

Dengan demikian, jadwal tes untuk hari ini diundur semua. Tes sesi 5 yang menjadi sesi terakhir gelombang pertama, dijadwalkan akan berakhir pada pukul 21.00 WIB.

Tes Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS) Pemerintah Kota Magelang di Gedung Wiworo Wiji Pilinih, Kota Magelang, Jawa Tengah, juga ditunda. 

"Ada kendala teknis IT di luar kemampuan kami. Akhirnya kami putuskan untuk menunda pelaksaan tes CPNS hari ini," kata Koordinator Tim Computer Assisted Test (CAT) Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Kantor Regional I Yogyakarta, Suratini, Jumat (26/10/2018).

Pengumuman "pahit" itu hanya bisa ditelan mentah-mentah oleh Darti Oktaviani, peserta tes asal Bekasi, Jawa Barat. Dirinya mengaku kecewa dengan penundaan jadwal ini.

“Terus terang, saya kecewa dengan pengunduran jadwal tes ini. Karena saya jauh-jauh dari Bekasi. Sudah datang lebih awal juga," ungkap Darti.

Ia pun terpaksa kembali ke rumahnya dan akan kembali pada 16 November 2018. 

Hal serupa menimpa Ela Ernawati (35), peserta asal Bogor. Ela mendapat jadwal ujian sesi pertama 08.00 WIB dan dirinya telah tiba di Kota Magelang pada Jumat (26/10/2018) sekitar pukul 04.00 WIB.

“Pemberitahuan jadwal tes mendadak dan saya sampai Magelang jam empat pagi. Eh, tahunya tes tidak jadi, karena kesalahan teknis. Tentu saya agak kecewa,” tuturnya.

Sumber: KOMPAS.com (Ika Fitriana, Andi Hartik, Irwan Nugraha, Wijaya Kusuma)

https://regional.kompas.com/read/2018/10/27/21104801/4-fakta-tes-cpns-sudah-datang-dari-jauh-hingga-jumlah-laptop-kurang

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Regional
Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Regional
3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.