NEWS
Salin Artikel

Modus Baru, Peredaran Sabu Dikemas Dalam Balon

Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Bandung, AKBP Irfan Nurmansyah mengatakan, saat ini pihaknya telah mengamankan satu orang tersangka yang diketahui berinisial CMJ (39).

"Tersangka ini menempel sabu yang dibungkus dalam balon," kata Irfan di kantor Satnarkoba Polrestabes Bandung, Kota Bandung, Senin (1/10/2018).

Dijelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi yang didapat mengenai dugaan peredaran narkoba di Kota Bandung.

Setelah melakukan penelusuran, petugas mendapatkan identitas pengedar berinisial CMJ. Pelaku pun ditangkap pada Kamis (27/9/2018) sekitar pukul 15.00 WIB.

Dari tangan tersangka, petugas mengamankan barang bukti sabu siap edar sebanyak 34 paket dengan berat total 34.65 gram.

"Sabu dikemas dengan balon-balon kecil yang berawarna-warni, sabu ini siap edar," jelas Irfan.

Dikatakan, warna balon ini semacam kode takaran dan harga dari paket sabu. Seperti warna kuning yang menandakan sabu seberat 0,4 gram hingga warna biru untuk berat 2 gram.

Menurut Irfan, pelaku ini mengaku baru satu bulan mengedarkan sabu menggunakan balon. Saat mengedarkan sabu, tersangka dan pembeli tidak bertatap muka secara langsung. Mereka hanya menyepakati satu titik lokasi untuk menyimpan dan mengambil barang haram tersebut.

Pola tempel memang digunakan dalam peredaran yang dilakukan tersangka. Untuk mengelabui petugas, sabu dikemas dalam balon berwarna.

"Tersangka nantinya menanamnya di pohon atau tanah, lalu diambil," tutur Irfan.

Tersangka yang baru saja sebulan keluar dari penjara dalam kasus yang sama ini berperan sebagai kurir. Ia mengaku hanya mendapat upah sekitar Rp 1 juta dari 30 kali temepelan.

Saat ini, polisi tengah mengejar satu tersangka lainnya yang diketahui sebagai pemilik barang haram tersebut, yang berinisial KV (DPO).

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 jo Pasal 112 Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman enam tahun penjara.

Kasus ini, kata Irfan, merupakan satu dari delapan kasus yang terungkap selama satu pekan terakhir.

Tercatat dari delapan kasus yang diungkap, petugas menangkap 12 tersangka yang berumur dari 28 hingga 42 tahun.

Adapun barang bukti yang diamankan di antaranya 54.19 gram sabu, 1.285 gram ganja, 8 ponsel, dan tiga alat isap sabu.

"Dengan adanya pengungkapan ini kita menyelamatkan sekitar 2.786 jiwa dari bahaya narkoba," kata Irfan.

https://regional.kompas.com/read/2018/10/01/15495461/modus-baru-peredaran-sabu-dikemas-dalam-balon

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Regional
Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Regional
Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Regional
Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Regional
Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Regional
Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Regional
Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Regional
Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Regional
Capaian Gubernur Arizal Selama 3 Tahun Memimpin Lampung, Nilai Ekspor Tumbuh sampai Angka Kemiskinan Turun

Capaian Gubernur Arizal Selama 3 Tahun Memimpin Lampung, Nilai Ekspor Tumbuh sampai Angka Kemiskinan Turun

Regional
Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Regional
Jawa Barat Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Se-Indonesia

Jawa Barat Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Se-Indonesia

Regional
Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Regional
Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Regional
Sumedang Raih Penghargaan Pembangunan Terbaik Kedua Tingkat Nasional

Sumedang Raih Penghargaan Pembangunan Terbaik Kedua Tingkat Nasional

Regional
Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Regional
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.