NEWS
Salin Artikel

LRT Palembang Sering Mogok, Penumpang Mengaku Kapok

PALEMBANG, KOMPAS.com - Kereta Light Rail Transit (LRT) Palembang, Sumatera Selatan, kembali dikeluhkan para penumpang karena tidak sesuai dengan waktu keberangkatan.

Sebab, LRT kembali mengalami gangguan teknis hingga menyebabkan kereta mogok di stasiun Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Senin (20/8/2018).

Iqbal, salah satu penumpang dari Jawa Tengah, menjelaskan, sekitar pukul 14.00 WIB kereta LRT tiba di stasiun bandara untuk menuju ke stasiun DJKA (Jakabaring).

Namun, ketika masuk, kereta dengan nomor K1118 12 itu mendadak tak dapat bergerak hingga menyebabkan kondisi di ruang dalam menjadi panas. Akibatnya, para penumpang pun diminta untuk turun dan dipindahkan ke gerbong kereta lain dengan nomor K1118 124.

“Sekitar pukul 14.44 WIB kereta kedua baru datang, kami dipindahkan ke gerbong pengganti. Pukul 14.52 WIB kereta baru berangkat,” kata Iqbal.

Iqbal mengaku mereka terpaksa satu gerbong dengan ofisial Asian Games. Sebelumnya pihak dari KAI menyatakan bahwa penumpang umum dan ofisial serta atlet Asian Games dipisahkan.

“Karena tadi ofisial sedikit, jadi digerbong ketiga penumpang umum digabung,” ujarnya.

Iqbal mengaku kapok naik LRT Palembang karena sering mengalami kendala teknis.

“Disiplin masih jauh sama KRL Jakarta, kapok juga sih karena nggak tepat waktu. Kalau fasilitas di dalam kereta oke semua,” ungkapnya.

Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti ketika dikonfirmasi Kompas.com mengaku belum mengetahui informasi tersebut karena menurutnya kereta masih beroperasi seperti biasa.

“Belum dapat informasi, karena dari tadi kereta beroperasional seperti biasa,” kata Aida.

Kereta LRT Palembang diketahui telah tiga kali mengalami kendala teknis sejak dioperasikan untuk umum dalam masa proses uji coba operasi pada 1 Agustus 2018 lalu.

LRT Palembang mogok pertama kali terjadi pada Rabu (1/8/2018) akibat sensor pintu LRT terbaca “open”.

Selanjutnya, hanya berselang dua hari, LRT kembali mogok pada Jumat (10/8/2018) karena gangguan sinyal. Para penumpang yang berada di stasiun Bumi Sriwijaya pun akhirnya telantar selama dua jam.

Namun, dua hari kemudian pada Minggu (12/8/2018), kereta LRT kembali mogok akibat kabel negatif CCD terlepas hingga sumber daya listrik ke kereta menjadi terganggu.

https://regional.kompas.com/read/2018/08/21/09250621/lrt-palembang-sering-mogok-penumpang-mengaku-kapok

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.