NEWS
Salin Artikel

Beli Motor Pakai Uang Palsu, Seorang Karyawan Jasa Fotokopi Diringkus Polisi

BLORA, KOMPAS.com - Seorang pemuda asal Kabupaten Blora, Jawa Tengah, harus berurusan dengan aparat Satuan Reskrim Kepolisian Resor Blora. Karyawan usaha jasa fotokopi ini diketahui mencetak uang palsu untuk bertransaksi. 

Tersangka adalah Juremi (30), warga Desa Sambongwangan, Kecamatan Randublatung, Blora. Ia diringkus polisi setelah nekat mengedarkan uang palsu senilai Rp 1,4 juta untuk membeli satu unit sepeda motor bekas.

"Tersangka kami amankan kemarin di tempat kerjanya, di sebuah tempat jasa fotokopi di Randublatung. Ia tak berkutik ketika kami bekuk," kata Kasatreskrim Polres Blora AKP Heri Dwi Utomo kepada Kompas.com, Jumat (20/4/2018).

Heri menjelaskan, terungkapnya kasus ini bermula dari laporan seorang korban, Joko Santoso (35), warga Kecamatan Jepon, Blora.

Korban mengaku telah tertipu setelah menerima lembaran uang palsu dari tersangka yang membeli sepeda motor Yamaha RX King miliknya.

Semula, pada Februari lalu korban menawarkan motornya yang mati pajak secara online melalui Facebook.

"Nah, melihat postingan korban di Facebook, tersangka yang tertarik untuk membelinya kemudian menghubungi korban," ujar Heri.

Setelah melalui beberapa kali penawaran, satu unit Yamaha RX King tersebut akhirnya dilepas dengan harga Rp 1,4 juta. 

Setelah sepakat, mereka kemudian berjanji untuk bertransaksi di SPBU Mlangsen, Blora. Tersangka, ucap Heri, kemudian mencetak alat pembayaran, yakni uang palsu pecahan Rp 50.000 senilai Rp 1,4 juta dengan alat printer di tempat kerjanya.

"Untuk meyakinkan korban bahwa uang untuk pembelian adalah asli, tersangka lantas berpura-pura masuk ke ATM di SPBU," ungkap Heri.

Sepulang bertransaksi, ayah korban merasa curiga dengan uang hasil penjualan motor tersebut. 

"Uangnya tebal, tidak seperti aslinya. Setelah dicek dengan alat pendeteksi uang ternyata palsu. Kasus ini kemudian dilaporkan kepada polisi," terang Heri.

Dari kasus ini, polisi mengamankan barang bukti uang palsu pecahan Rp 50.000 senilai Rp 1,4 juta, sebuah ponsel, dan mesin printer Pixma E 400.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 378 tentang Penipuan dan Pasal 245 KUHP tentang Pemalsuan Mata Uang Negara, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

"Saat ini pelaku menjalani proses penyidikan oleh tim Sat Reskrim Polres Blora dan sudah ditahan di Mapolres Blora. Kami masih dalami kasus ini," imbuh Heri.

https://regional.kompas.com/read/2018/04/20/17121151/beli-motor-pakai-uang-palsu-seorang-karyawan-jasa-fotokopi-diringkus-polisi

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.