NEWS
Salin Artikel

15.000 Lebih Trembesi Tuntas Ditanam di Madura

BANGKALAN, KOMPAS.com - Penanaman 15.000 pohon trembesi di sepanjang 296 kilometer lingkar Pulau Madura diharapkan bisa menyerap 440.211 ton karbon dioksida sehingga dapat mengurangi polusi udara akibat kepadatan lalu lintas.

Penanaman pohon jenis trembesi yang diinisiasi oleh Djarum Trees for Life (DTFL) di Madura sejak awal 2016 lalu itu secara resmi dituntaskan pada Rabu (22/11/2017) di Alun-Alun Kabupaten Bangkalan.

Jumlah pohon yang ditanam lewat progran DTFL ini sudah mencapai 15.446 batang atau melebihi target sebanyak 15.000 batang.

"(Setelahnya) kami tetap berkomitmen untuk melakukan perawatan menyeluruh pada semua pohon yang kami tanam sampai 2019. Ini sama dengan yang sudah kami lakukan di Jawa Tengah hingga Merak dan Banyuwangi," ujar Wakil Presiden Djarum Foundation FX Supandji.

Titik awal penanaman sekaligus perawatan secara rutin tersebut, papar Supandji, dimulai dari sisi barat Pulau Madura. Setelah Bangkalan, kegiatan tersebut akan menyusur seluruh Madura, yakni Sampang, Pamekasan, Sumenep, Ketapang, lalu balik ke titik awal di Bangkalan.

"Komitmen yang paling dituntut itu adalah perawatannya. Ini karena pohon baru bisa benar-benar menyerap karbon dioksida setelah berdaun dan bertangkai di umur rerata 3 tahun," ucap Supandji.

Ayu Dewi Utari, Kepala Balai Besar Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur, yang hadir pada diskusi dan prosesi penanaman tersebut mengatakan bahwa makin berkurangnya pohon dan tingginya pencemaran udara dan tanah adalah masalah akut di perkotaan dan sekitarnya.

"Khususnya kakatua jambul kuning, ini harus kita lestarikan dengan memberi mereka tempat hinggap yang nyaman. Kita juga harus memberi ruang hidup baru untuk mereka di perkotaan. Caranya dengan penanaman masif seperti ini," tutur Utari.

Musisi yang juga aktivis lingkungan hidup, Nugie, mengaku sependapat dengan Utari. Butuh komitmen tinggi dari semua pihak untuk berkontribusi menjaga alam di sekitarnya.

"Kalau air tanah sudah tidak bisa diminum, kalau rantai makanan paling bawah seperti capung atau kunang-kunang sudah semakin sulit ditemukan di sekitar kita, maka mulai sekarang, satu orang bisa menanam satu pohon maka itu sudah sangat menyelamatkan bumi," kata Nugie.

https://regional.kompas.com/read/2017/11/22/14222311/15000-lebih-trembesi-tuntas-ditanam-di-madura

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.