Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kondisi Pasca-Gempa, Sitaro dan Manado Tetap Aman dan Kondusif

Kompas.com - 29/12/2018, 19:32 WIB
Skivo Marcelino Mandey,
Sabrina Asril

Tim Redaksi

MANADO, KOMPAS.com - Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) dan Kota Manado masih aman dan kondusif pasca-gempa di Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara dengan magnitudo 7,1.

"Iya, jadi di Sitaro hanya dapat rasakan di daerah Ulu, Kecamatan Siau Timur. Itupun lemah. Yang jelas, situasi dan kondisi di Sitaro tetap aman dan kondusif," ungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sitaro Bob Wuaten saat dikonfrimasi Kompas.com, Sabtu (29/12/2018) sore.

Ia mengimbau, masyarakat tetap tenang dan jangan terpancing.

"Tetap mengikuti petunjuk pemerintah daerah," ujarnya.

Baca juga: Kepulauan Talaud 3 Kali Diguncang Gempa Susulan

Sementara itu, Wali Kota Manado Vicky Lumentut melalui Kepala BPBD Manado Maxmilian Tatahede mengimbau masyarakat tetap tenang, namun waspada.

"Karena bencana gempa bumi tidak dapat diprediksi, jadi harus tetap waspada. Untuk wilayah pesisir, karena sekarang kecepatan angin dan gelombang tinggi, jadi masyarakat terutama nelayan agar supaya tidak melaut," katanya.

"Masyarakat yang ingin ke pantai kalau bisa jangan dulu. Karena beberapa hari kedepan gelombang masih cukup tinggi," tandasnya.

Seperti diketahui, Sitaro dan Manado merupakan dua di antara beberapa wilayah yang merasakan gempa. Sitaro intensitas III MMI, sedangkan Manado intensitas II MMI. Pantauan Kompas.com, pasca-gempa aktivitas di Kota Manado tetap berjalan normal. Kondisi air laut terpantau normal, Sabtu sore.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pj Gubri Ajak Pemkab Bengkalis Kolaborasi Bangun Jembatan Sungai Pakning-Bengkalis

Pj Gubri Ajak Pemkab Bengkalis Kolaborasi Bangun Jembatan Sungai Pakning-Bengkalis

Regional
Diskominfo Kota Tangerang Raih Penghargaan Perangkat Daerah Paling Inovatif se-Provinsi Banten

Diskominfo Kota Tangerang Raih Penghargaan Perangkat Daerah Paling Inovatif se-Provinsi Banten

Regional
Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com