Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bupati Gunungkidul Mengaku Terima THR Hanya Rp 2,1 Juta

Kompas.com - 19/06/2017, 20:06 WIB
Markus Yuwono

Penulis

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Tunjangan hari raya (THR) yang diterima oleh pemimpin sebuah daerah belum tentu lebih besar dari perkiraan masyarakat umum.

Seperti yang diterima Bupati Gunungkidul Badingah. Sebagai pucuk pimpinan daerah, bupati mengaku hanya menerima Rp 2,1 juta untuk THR.

Baca juga: Fitra: Korupsi ABPD Melalui Modus THR Perlu Diwaspadai

Besaran THR yang diterima aparatur sipil negara (ASN) dan pejabat sesuai dengan besaran gaji pokonya. Besaran yang diterima bupati sesuai dengan gaji pokoknya.

"Iya, sesuai aturan memang begitu, bupati mendapatkan THR lebih sedikit karena gaji pokoknya memang lebih kecil daripada tunjangannya," kata Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul, Putro Sapto Wahyono Sata dihubungi, Senin (19/6/2017).

Angka tersebut jauh dari kepala dinas yang bisa mendapatkan THR Rp 4 juta sampai Rp 5 juta. Untuk membayar THR dan gaji ke-13, pemkab menganggarkan dana sebesar Rp 37,9 miliar.

“Secara prinsip gaji ke-14 untuk THR, sedangkan gaji ke-13 digunakan membantu PNS untuk memasukkan anak sekolah," ulasnya. 

Baca juga: Gara-gara THR, 2 Karyawan Nekat Bunuh Majikan

Menanggapi hal itu, Bupati Badingah mengaku tak mempermasalahkan pembayaran tersebut, dan tidak keberatan dengan jumlah THR yang diterima jauh lebih sedikit dari bawahannya.

"Ya, memang aturannya, disyukuri saja," katanya.

Kompas TV Bisnis Kue Kering Rumahan Menjamur karena Momen Lebaran
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Pj Gubri Ajak Pemkab Bengkalis Kolaborasi Bangun Jembatan Sungai Pakning-Bengkalis

Pj Gubri Ajak Pemkab Bengkalis Kolaborasi Bangun Jembatan Sungai Pakning-Bengkalis

Regional
Diskominfo Kota Tangerang Raih Penghargaan Perangkat Daerah Paling Inovatif se-Provinsi Banten

Diskominfo Kota Tangerang Raih Penghargaan Perangkat Daerah Paling Inovatif se-Provinsi Banten

Regional
Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com