Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ibu yang Digugat Anaknya Rp 1,8 Miliar Masuk Rumah Sakit

Kompas.com - 26/04/2017, 12:14 WIB
Ari Maulana Karang

Penulis

GARUT, KOMPAS.com - Siti Rokayah (85), ibu yang digugat anaknya karena masalah utang piutang, Rabu (26/4/2017) pagi, menjalani pengobatan di RSU dr Slamet Garut.

Siti masuk ke rumah sakit bertepatan dengan jadwal persidangan hari ke-11 terkait kasusnya di Pengadilan Negeri Garut.

"Sejak Kamis lalu Amih (Siti Rokayah) ngeluh sakit kepala, karena libur, baru sempat mengantar sekarang ke rumah sakit, kemarin daftarnya," jelas Eef Rusdiana, anak Siti Rokayah, Rabu.

Baca juga: Penggugat Sang Ibu Rp 1,8 Miliar Siapkan Paket "Kasih Sayang" untuk Siti Rokayah

Eef yang ditunjuk pihak keluarga sebagai juru bicara menyampaikan bahwa hari ini memang jadwal persidangan ibunya di Pengadilan Negeri Garut. Namun, sepertinya sang ibu tidak akan menghadiri persidangan karena sakit.

"Kecuali kalau Teh Yani Hadir, Amih mau memaksakan hadir, karena Amih ingin bertemu Yani," katanya.

Menurut Eef, pihak keluarga meyakini bahwa Yani tidak pernah menghadiri persidangan atas perintah Handoyo, suaminya.

"Semua keluarga yakin Yani tidak hadir karena settingan Handoyo," jelasnya.

Ditemui seusai menjalani pemeriksaan di RSU dr Slamet Garut, Siti Rokayah mengaku kepalanya sering pusing, makanya ia meminta diperiksa dokter. Setelah diperiksa, ternyata tekanan darahnya naik sampai 160, padahal biasanya hanya 90 hingga 110.

"Biasanya darah rendah, sekarang jadi darah tinggi," katanya dengan senyum.

Baca juga: Ibu yang Digugat Anaknya Rp 1,8 Miliar: Handoyo Orang Pintar, Ayahnya Profesor

Siti Rokayah mengaku terus berdoa agar masalah yang dialaminya saat ini bisa selesai.

"Hoyong geura beres Amih mah (ingin segera beres masalah ini)," katanya.

Kompas TV Jelang sidang ketujuh kasus anak gugat ibu kandung sebesar Rp 1,8 Millar, Bupati Purwakarta menyambangi rumah Siti Rokayah.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Pj Gubri Ajak Pemkab Bengkalis Kolaborasi Bangun Jembatan Sungai Pakning-Bengkalis

Pj Gubri Ajak Pemkab Bengkalis Kolaborasi Bangun Jembatan Sungai Pakning-Bengkalis

Regional
Diskominfo Kota Tangerang Raih Penghargaan Perangkat Daerah Paling Inovatif se-Provinsi Banten

Diskominfo Kota Tangerang Raih Penghargaan Perangkat Daerah Paling Inovatif se-Provinsi Banten

Regional
Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com