PAMEKASAN, KOMPAS.com — Sebanyak 1.000 personel polisi dari jajaran Polres Pamekasan dan Polwil Madura, Jawa Timur, diterjunkan guna mengamankan kampanye calon presiden (capres) Jusuf Kalla di Pamekasan.
Menurut Kepala Bagian Operasional Polwil Madura AKBP Abdul Mukti, personel yang diterjunkan itu dari berbagai jajaran, seperti Samapta, Satuan Lalu Lintas, Reskrim, dan Intelkam.
"Mereka ini kami sebar di semua ruas jalan yang akan dilalui capres Jusuf Kalla," kata Abdul Mukti, Sabtu (4/7) pagi.
Berdasar pantauan di lapangan, pengamanan capres dari Partai Golkar ini memang terlihat ketat. Setiap jarak 100 meter dari Sampang, lokasi helikopter capres JK mendarat, terlihat ada petugas keamanan.
"Sistem pengamanan memang kami perketat karena sesuai dengan petunjuk teknis dari pimpinan atas," katanya.
Selain itu, Abdul Mukti melanjutkan, capres Jusuf Kalla masih menjabat sebagai wakil presiden sehingga ketentuan teknis protokoler juga masih diberlakukan.
Kampanye Jusuf Kalla di Pamekasan akan dilakukan di dua lokasi, yakni di Hotel Madinah di Jalan Raya Pamekasan-Proppo dan di lapangan Stadion Jalan Stadion Pamekasan.
Di Hotel Madinah, JK melakukan pertemuan dengan para ulama Madura dan tokoh masyarakat. Di lapangan stadion, berupa kampanye terbuka dengan warga Madura yang rencananya akan dihadiri sekitar 7.000 orang, sesuai laporan yang disampaikan pihak panitia ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Pamekasan.