DENPASAR, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali melakukan sembahyang bersama di Pura Agung Jagadnatha, jantung kota Denpasar, mengakhiri kampanye Pilpres, Sabtu.
"Persembahyangan bersama diikuti tim sukses ketiga kandidat maupun warga masyarakat setempat," kata Humas KPU Provinsi Bali, Ida Bagus Ludra di Denpasar, Sabtu.
Ia mengatakan, persembahyangan bersama bertujuan untuk mohon keselamatan, agar Pilres 8 Juli mendatang dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan sukses.
Selama kampanye Pilres, semuanya berlangsung dengan aman dan lancar sesuai jadual, hampir tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Terkait dengan sosialisai menurut Bagus Ludra, KPU Provinsi Bali telah melakukan berbagai upaya termasuk melakukan kerjasama dengan berbagai pihak yang menyasar seluruh warga masyarakat.
"Kami akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, agar tidak ada lagi warga yang tidak mengerti mengenai cara memilih, pasangan calon dan yang lainnya berkaitan dengan pilpres," tambahnya.
Ditanya mengenai persiapan logistik untuk Bali, ia mengatakan bahwa untuk logistik hampir semuanya sudah siap, dan jika ada yang belum terpenuhi, pihaknya akan melengkapinya dan dipastikan H-1 sudah siap semuanya.
Mengenai pendistribusiannya, ia mengatakan bahwa mulai awal Juli sudah ada beberapa logistik yang masuk ke seluruh kabupaten dan kota di Bali, sedang untuk di tempat pemungutan suara (TPS), pada H-1 sudah siap semuanya.
"Kami pastikan untuk H-1 semuanya sudah siap di Tempat Pemungutan Suara (TPS), dan kami sangat berharap pelaksanaan pilpres kali ini bisa berjalan lancar," ujar Ludra.