Sembahyang di Kampanye Terakhir Pilpres
Sabtu, 4 Juli 2009 | 08:58 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali melakukan sembahyang bersama di Pura Agung Jagadnatha, jantung kota Denpasar, mengakhiri kampanye Pilpres, Sabtu.
     
"Persembahyangan bersama diikuti tim sukses ketiga kandidat maupun warga masyarakat setempat," kata  Humas KPU Provinsi Bali, Ida Bagus Ludra di Denpasar, Sabtu.

Ia mengatakan, persembahyangan bersama bertujuan untuk mohon keselamatan, agar Pilres 8 Juli mendatang dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan sukses.

Selama kampanye Pilres, semuanya berlangsung dengan aman dan lancar sesuai jadual, hampir tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Terkait dengan sosialisai menurut Bagus Ludra, KPU Provinsi Bali telah melakukan berbagai upaya termasuk melakukan kerjasama dengan berbagai pihak yang menyasar seluruh warga masyarakat.

"Kami akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, agar tidak ada lagi warga yang tidak mengerti mengenai cara memilih, pasangan calon dan yang lainnya berkaitan dengan pilpres," tambahnya.

Ditanya mengenai persiapan logistik untuk Bali, ia mengatakan bahwa untuk logistik hampir semuanya sudah siap, dan jika ada yang belum terpenuhi, pihaknya akan melengkapinya dan dipastikan H-1 sudah siap semuanya.

Mengenai pendistribusiannya, ia mengatakan bahwa mulai awal Juli sudah ada beberapa logistik yang masuk ke seluruh kabupaten dan kota di Bali, sedang untuk di tempat pemungutan suara (TPS), pada H-1 sudah siap semuanya.

"Kami pastikan untuk H-1 semuanya sudah siap di Tempat Pemungutan Suara (TPS), dan kami sangat berharap pelaksanaan pilpres kali ini bisa berjalan lancar," ujar Ludra.
     

Sent from Indosat BlackBerry powered by  



Sumber : Antara

http://m.kompas.com di mana saja melalui ponsel, Blackberry, iPhone, atau Windows Mobile Phone Anda
2
0
Nilai 3 A A A
Ada 1 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
Jack @ Senin, 6 Juli 2009 | 16:44 WIB
Cara seperti ini sungguh mulia.. Karena membersihkan hati kita dari kedengkian selama kampanye kemarin.. Jangan seperti dua capres-cawapres yang menggunakan segala cara untuk mengurangi mutu pemilu termasuk mendeskriditkan berbagai pihak.. bahkan meminta pemilu ditunda.. Mereka berdua harusnya melakukan hal yang sama dengan warga bali..yaitu berpasrah kepada keputusan rakyat dan illahi
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
7