Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengamuk Bawa Parang, Pemuda di Bengkulu Dilumpuhkan dengan Timah Panas

Kompas.com - 17/05/2023, 09:22 WIB
Michael Hangga Wismabrata

Editor

KOMPAS.com - Mengamuk dan ancam warga sambil bawa parang, seorang pemuda berinisial AN (19) di Bengkulu Selatan, terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas oleh polisi di bagian kaki, Selasa (16/5/2023).

Aksi nekat pemuda warga Desa Babatan Ilir, Kecamatan Seginim, tersebut diduga terpengaruh minuman keras.

"Iya ada, yang bersangkutan masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Hasanuddin Damrah (RSHD) Manna, setelah mendapatkan luka tembakan," kata Supratman, Kepala Desa Babatan Ilir, dilansir dari Tribunnews.com.

Baca juga: Tertangkap Usai Bunuh Adik Kandung, Pria di Bengkulu Mengaku Khilaf

Sementara itu, keluarga AN menyebut sebelum ditembak polisi, AN sudah membuat onar di rumah.

Lalu pelaku mengambil parang dan keluar rumah sambil merusak pintu.

"Anak saya ini lebih duluan membuat onar di rumah. Ia mengambil sebilah parang, lalu merusak pintu menggunakan parang," ungkap Ibu AN.

Baca juga: Kronologi Wanita Tewas Ditembak OTK di Maluku Tengah, Seorang Rekannya Menderita Luka di Leher

Ibu pelaku mengaku pasrah anaknya ditangkap polisi. Dirinya berharap anaknya akan berubah sikapnya usai jalani hukuman.

"Padahal kami orang susah pak. Tetapi mau gimana ini tetap anak saya. Saya ikhlas AN diperoses secara hukum. Siapa tahu ia akan berubah setelah proses hukum selesai," jelas Ibu AN.

Artikel ini telah tayang di Tribunbengkulu.com dengan judul: Pemuda di Bengkulu Selatan Ditembak karena Serang Warga dan Polisi, Sang Ibu Ikhlas Anaknya Dihukum

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Imbas Erupsi Gunung Ruang, Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup hingga Besok

Imbas Erupsi Gunung Ruang, Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup hingga Besok

Regional
Calon Gubernur-Wagub Babel Jalur Perseorangan Harus Kumpulkan 106.443 Dukungan

Calon Gubernur-Wagub Babel Jalur Perseorangan Harus Kumpulkan 106.443 Dukungan

Regional
Keuchik Demo di Kantor Gubernur Aceh, Minta Masa Jabatannya Ikut Jadi 8 Tahun

Keuchik Demo di Kantor Gubernur Aceh, Minta Masa Jabatannya Ikut Jadi 8 Tahun

Regional
Hilang sejak Malam Takbiran, Wanita Ditemukan Tewas Tertutup Plastik di Sukoharjo

Hilang sejak Malam Takbiran, Wanita Ditemukan Tewas Tertutup Plastik di Sukoharjo

Regional
Diduga Janjikan Rp 200.000 kepada Pemilih, Caleg di Dumai Bakal Diadili

Diduga Janjikan Rp 200.000 kepada Pemilih, Caleg di Dumai Bakal Diadili

Regional
39 Perusahaan Belum Bayar THR Lebaran, Wali Kota Semarang: THR Kewajiban

39 Perusahaan Belum Bayar THR Lebaran, Wali Kota Semarang: THR Kewajiban

Regional
Gadaikan Motor Teman demi Kencan dengan Pacar, Pri di Sumbawa Dibekuk Polisi

Gadaikan Motor Teman demi Kencan dengan Pacar, Pri di Sumbawa Dibekuk Polisi

Regional
Digigit Anjing Tetangga, Warga Sikka Dilarikan ke Puskesmas

Digigit Anjing Tetangga, Warga Sikka Dilarikan ke Puskesmas

Regional
Elpiji 3 Kg di Kota Semarang Langka, Harganya Tembus Rp 30.000

Elpiji 3 Kg di Kota Semarang Langka, Harganya Tembus Rp 30.000

Regional
Motor Dibegal di Kemranjen Banyumas, Pelajar Ini Dapat HP Pelaku

Motor Dibegal di Kemranjen Banyumas, Pelajar Ini Dapat HP Pelaku

Regional
Penipuan Katering Buka Puasa, Pihak Masjid Sheikh Zayed Solo Buka Suara

Penipuan Katering Buka Puasa, Pihak Masjid Sheikh Zayed Solo Buka Suara

Regional
Setelah 2 Tahun Buron, Pemerkosa Pacar di Riau Akhirnya Ditangkap

Setelah 2 Tahun Buron, Pemerkosa Pacar di Riau Akhirnya Ditangkap

Regional
Cemburu, Pria di Cilacap Siram Istri Siri dengan Air Keras hingga Luka Bakar Serius

Cemburu, Pria di Cilacap Siram Istri Siri dengan Air Keras hingga Luka Bakar Serius

Regional
Buntut Kasus Korupsi Retribusi Tambang Pasir, Kades di Magelang Diberhentikan Sementara

Buntut Kasus Korupsi Retribusi Tambang Pasir, Kades di Magelang Diberhentikan Sementara

Regional
Nasib Pilu Nakes Diperkosa 3 Pria di Simalungun, 5 Bulan Pelaku Baru Berhasil Ditangkap

Nasib Pilu Nakes Diperkosa 3 Pria di Simalungun, 5 Bulan Pelaku Baru Berhasil Ditangkap

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com