Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Catat, Masuk ke Kabupaten Lebak Wajib Tunjukkan Kartu Vaksinasi

Kompas.com - 02/07/2021, 23:52 WIB
Acep Nazmudin,
I Kadek Wira Aditya

Tim Redaksi

LEBAK, KOMPAS.com - Kabupaten Lebak akan memberlakukan kewajiban menunjukkan kartu vaksinasi bagi masyarakat yang hendak masuk ke wilayah Lebak.

Kewajiban tersebut berlaku untuk mereka yang ber-KTP di luar Kabupaten Lebak saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Ada pun pengecekan akan dilakukan di sejumlah titik penyekatan atau check point yang digelar di sejumlah perbatasan.

Baca juga: Pemkab Lebak Minta Perjalanan KRL Dikurangi, Ini Alasannya

"Masyarakat luar Lebak atau non-KTP Lebak diwajibkan menunjukkan kartu vaksinasi minimal dosis pertama," kata Kasat Lantas Polres Lebak, AKP Tiwi Afrina kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Jumat (2/7/2021).

Sementara, untuk masyarakat yang memiliki KTP Lebak, tidak diwajibkan menunjukkan kartu vaksinasi, hanya diharuskan mematuhi peraturan kesehatan seperti memakai masker.

Baca juga: Lebak Zona Merah, Masyarakatnya Berobat ke Provinsi Lain, Wabup: Mohon RS Dibuka untuk Pasien Covid-19

Tiwi mengatakan, posko penyekatan akan digelar di sembilan titik perbatasan dan stasiun di Kabupaten Lebak.

Titik lokasi itu antara lain perbatasan Lebak dan Pandeglang di Sampay Warunggunung, perbatasan Lebak dan Serang di Asem Cibadak, perbatasan Lebak dan Serang serta Tangerang di Papanggo Citeras.

Kemudian perbatasan Lebak dan Bogor di Curugbitung dan Cipanas, serta perbatasan Lebak dan Sukabumi di Cibareno Cilograng.

Posko penyekatan juga akan ada di Stasiun Rangkasbitung, Stasiun Citeras, dan Stasiun Maja.

Selain menunjukkan kartu vaksinasi, pada waktu tertentu, kata Tiwi juga akan dilakukan random check untuk memeriksa dokumen kesehatan bebas Covid-19 berupa tes antigen.

"Jika tidak bisa menunjukkan syarat yang diminta, petugas akan memutarbalikkan (minta kembali ke tempat asal)," kata Tiwi.

Penyekatan di Kabupaten Lebak akan digelar selama PPKM Darurat diberlakukan mulai 3-20 Juli 2021.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pemkot Semarang Adakan Nobar Timnas U23 Indonesia Vs Korea Selatan di Balai Kota

Pemkot Semarang Adakan Nobar Timnas U23 Indonesia Vs Korea Selatan di Balai Kota

Regional
Ikuti Arahan Musda, PKS Semarang Akan Mengusung Tokoh di Pilkada 2024

Ikuti Arahan Musda, PKS Semarang Akan Mengusung Tokoh di Pilkada 2024

Regional
Mantan Kepala BPBD Deli Serdang Ditahan, Diduga Korupsi Rp 850 Juta

Mantan Kepala BPBD Deli Serdang Ditahan, Diduga Korupsi Rp 850 Juta

Regional
Peringati Hari Bumi, Kementerian KP Tanam 1.000 Mangrove di Kawasan Tambak Silvofishery Maros

Peringati Hari Bumi, Kementerian KP Tanam 1.000 Mangrove di Kawasan Tambak Silvofishery Maros

Regional
Dinas Pusdataru: Rawa Pening Bisa Jadi 'Long Storage' Air Hujan, Solusi Banjir Pantura

Dinas Pusdataru: Rawa Pening Bisa Jadi "Long Storage" Air Hujan, Solusi Banjir Pantura

Regional
Sungai Meluap, Banjir Terjang Badau Kapuas Hulu

Sungai Meluap, Banjir Terjang Badau Kapuas Hulu

Regional
Diduga Korupsi Dana Desa Rp  376 Juta, Wali Nagari di Pesisir Selatan Sumbar Jadi Tersangka

Diduga Korupsi Dana Desa Rp 376 Juta, Wali Nagari di Pesisir Selatan Sumbar Jadi Tersangka

Regional
Gunung Semeru 4 Kali Meletus Pagi Ini

Gunung Semeru 4 Kali Meletus Pagi Ini

Regional
Ban Terbalik, Pencari Batu di Lahat Hilang Terseret Arus Sungai Lematang

Ban Terbalik, Pencari Batu di Lahat Hilang Terseret Arus Sungai Lematang

Regional
Cemburu Istri Hubungi Mantan Suami, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Anak Tiri

Cemburu Istri Hubungi Mantan Suami, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Anak Tiri

Regional
Nasdem dan PKB Silaturahmi Jelang Pilkada di Purworejo, Bahas Kemungkinan Koalisi

Nasdem dan PKB Silaturahmi Jelang Pilkada di Purworejo, Bahas Kemungkinan Koalisi

Regional
Ibu di Bengkulu Jual Anak Kandung Rp 100.000 ke Pacarnya

Ibu di Bengkulu Jual Anak Kandung Rp 100.000 ke Pacarnya

Regional
Bukan Cincin, Jari Pria Ini Terjepit Tutup Botol dan Minta Bantuan Damkar

Bukan Cincin, Jari Pria Ini Terjepit Tutup Botol dan Minta Bantuan Damkar

Regional
Kejari Pontianak Bantah Hambat Perkara Mantan Caleg Tipu Warga Rp 2,3 Miliar

Kejari Pontianak Bantah Hambat Perkara Mantan Caleg Tipu Warga Rp 2,3 Miliar

Regional
Bukan Modus Begal, Pria Terkapar di Jalan dalam Video di TNBBS Ternyata Kecelakaan

Bukan Modus Begal, Pria Terkapar di Jalan dalam Video di TNBBS Ternyata Kecelakaan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com