Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

39 Personel Tagana di Jatim Dapat Bantuan Sepeda Motor dari Gubernur

Kompas.com - 07/05/2021, 14:40 WIB
Muchlis,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

SURABAYA, KOMPAS.Com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur tengah gencar melayani persoalan sosial. Kini, Pemprov Jatim akan memberikan alat transportasi roda dua bagi personel Tagana (Taruna Siaga Bencana) Jatim.

Bantuan sepeda motor tersebut diketahui telah berada di kantor Dinas Sosial Provinsi Jatim.

Rencananya, sepeda motor akan diserahkan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kepada koordinator Tagana Jatim dan 39 koordinator Tagana Kabupaten/Kota.

Baca juga: Hati-hati, Ada Tim Pemantau ASN Saat Larangan Mudik, Khofifah: Melanggar, Sanksinya Berat

Sigap tangani persoalan sosial

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jatim, Alwi mengatakan, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memiliki kepedulian tinggi pada relawan pilar sosial agar sigap dalam menangani permasalahan sosial serta melayani Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).

“Tentunya jika ada sarana sepeda motor akan lebih sigap dan tanggap. Itu sesuai dengan keinginan Ibu Gubernur agar kita kerjanya cepat dan tepat. Saya yakin teman-teman relawan memahami tujuan sarana ini,” kata Alwi saat saat dikonfirmasi langsung melalui pesan WhatsApp, Jum'at (7/5/2021).

Alwi meminta kepada penerima, agar memanfaatkan sepeda motor dengan baik.

Mereka juga diharapkan bisa memberikan dan meningkatkan pelayanan pada masyarakat.

"Jangan lupa sepeda motor harus dirawat dengan sungguh-sungguh, ini bentuk cinta tanah air juga dan merupakan sebagian dari iman," ujarnya.

Baca juga: Jokowi Soal Pengolah Sampah Menjadi Listrik: Kota Lain Tidak Usah Ruwet-ruwet, Tiru Saja Surabaya

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Nasib Pilu Nakes Diperkosa 3 Pria di Simalungun, 5 Bulan Pelaku Baru Berhasil Ditangkap

Nasib Pilu Nakes Diperkosa 3 Pria di Simalungun, 5 Bulan Pelaku Baru Berhasil Ditangkap

Regional
Kepsek SMK di Nias Bantah Aniaya Siswanya sampai Tewas, Sebut Hanya Membina

Kepsek SMK di Nias Bantah Aniaya Siswanya sampai Tewas, Sebut Hanya Membina

Regional
30 Ibu Muda di Serang Jadi Korban Investasi Bodong, Kerugian Capai Rp 1 Miliar

30 Ibu Muda di Serang Jadi Korban Investasi Bodong, Kerugian Capai Rp 1 Miliar

Regional
Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Solo, Dua Pengusaha Rugi Hampir 1 Miliar

Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Solo, Dua Pengusaha Rugi Hampir 1 Miliar

Regional
Pimpinan Ponpes Cabul di Semarang Divonis 15 Tahun Penjara

Pimpinan Ponpes Cabul di Semarang Divonis 15 Tahun Penjara

Regional
Viral, Video Penggerebekan Judi di Kawasan Elit Semarang, Ini Penjelasan Polisi

Viral, Video Penggerebekan Judi di Kawasan Elit Semarang, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Pj Wali Kota Tanjungpinang Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Surat Tanah

Pj Wali Kota Tanjungpinang Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Surat Tanah

Regional
Polisi Aniaya Istri Gunakan Palu Belum Jadi Tersangka, Pelaku Diminta Mengaku

Polisi Aniaya Istri Gunakan Palu Belum Jadi Tersangka, Pelaku Diminta Mengaku

Regional
Ngrembel Asri di Semarang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Ngrembel Asri di Semarang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Gunung Ruang Kembali Meletus, Tinggi Kolom Abu 400 Meter, Status Masih Awas

Gunung Ruang Kembali Meletus, Tinggi Kolom Abu 400 Meter, Status Masih Awas

Regional
Lansia Terseret Banjir Bandang, Jasad Tersangkut di Rumpun Bambu

Lansia Terseret Banjir Bandang, Jasad Tersangkut di Rumpun Bambu

Regional
Polda Jateng: 506 Kasus Kecelakaan dan 23 Orang Meninggal Selama Mudik Lebaran 2024

Polda Jateng: 506 Kasus Kecelakaan dan 23 Orang Meninggal Selama Mudik Lebaran 2024

Regional
Disebut Masuk Bursa Pilgub Jateng, Sudirman Said: Cukup Sekali Saja

Disebut Masuk Bursa Pilgub Jateng, Sudirman Said: Cukup Sekali Saja

Regional
Bupati dan Wali Kota Diminta Buat Rekening Kas Daerah di Bank Banten

Bupati dan Wali Kota Diminta Buat Rekening Kas Daerah di Bank Banten

Regional
Pengusaha Katering Jadi Korban Order Fiktif Sahur Bersama di Masjid Sheikh Zayed Solo, Kerugian Rp 960 Juta

Pengusaha Katering Jadi Korban Order Fiktif Sahur Bersama di Masjid Sheikh Zayed Solo, Kerugian Rp 960 Juta

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com