Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sekda Bantul, Gunungkidul, dan Sleman Jadi Plh Bupati hingga Akhir Februari

Kompas.com - 17/02/2021, 10:53 WIB
Wisang Seto Pangaribowo,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com- Kabupaten Bantul, Gunungkidul, dan Sleman akan dipimpin sekretaris daerah (Sekda) masing-masing yang menjabat sebagai pelaksana harian (Plh) bupati hingga akhir Februari 2021.  

Sekda Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Kadarmanta Baskara Aji penetapan Plh dilakukan karena bupati periode 2016-2021 sudah habis masa jabatannya. 

Namun, calon terpilih dalam Pilkada 2020 baru akan dilantik Februari 2021. 

"Hari ini ada surat baru yang menyebutkan provinsi yang tidak ada sengketa akan dilakukan pelantikan akhir bulan Februari. Nah, akhir Februarinya kapan kita belum tahu," kata Aji ditemui di Bangsal Kepatihan, Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, Rabu (17/2/2021).

Baca juga: Hakim dan Pegawai Terpapar Covid-19, PN Yogyakarta Tutup untuk Kedua Kalinya

Sebagai informasi, di ketiga kabupaten itu tidak ada yang mengajukan gugatan hasil Pilkada ke Mahkamah Konstitusi. 

Aji menjelaskan, pengangkatan sekda sebagai Plh harus dilakukan agar tidak ada kekosongan pejabat kepala daerah. 

Apalagi, saat ini peran kepala daerah dianggap penting untuk penanganan wabah Covid-19. 

"Termasuk vaksinasi, penanganan sosial harus tetap berjalan," sebut Aji.

Baca juga: Wali Kota dan Bupati Terpilih di Kaltim Batal Dilantik, 6 Daerah Dipimpin Sekda Sebagai Plh

Sekda Sleman Hardo Kiswoyo mengatakan, selama menjadi Plh bupati, dia diberi tugas untuk mengawal vaksinasi tahap kedua agar berjalan sesuai agenda.

"Persiapan vaksinasi tahap kedua di Sleman. Jadi alhamdulillah di Sleman sesuai agenda sudah kita siapkan bahkan untuk yang baru berkaitan dengan data-data nama by name yang akan diberikan vaksin untuk bulan April itu kita sudah kirim melalui Dinas Kesehatan. Jadi sudah siap semua tidak ada masalah sesuai dengan agenda," paparnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com