Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polisi Tangkap Begal yang Menyerang Satpam dengan Katana di Bandung

Kompas.com - 08/02/2021, 20:27 WIB
Agie Permadi,
Abba Gabrillin

Tim Redaksi

BANDUNG, KOMPAS.com -  Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandung, Jawa Barat, menangkap begal yang memukul helm seorang satpam dengan menggunakan senjata tajam katana.

Kapolresta Bandung Kombes Hendra Kurniawan mengatakan, peristiwa pembegalan terjadi di Jalan Raya Siliwangi, Kelurahan Mangahang, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung pada 1 Februari 2021, sekitar pukul 12.02 WIB.

Saat itu, korban Iyus Yusup (39) yang merupakan satpam tengah berkendara menggunakan motornya.

Baca juga: Sungai Meluap, 35 Rumah di Banjarwangi Garut Terdampak Banjir Bandang

Saat melintas di Jalan Siliwangi Baleendah yang kondisinya sepi, korban dipepet pelaku dan dipukul dengan katana di bagian kepala.

"Korban dipepet dan dipukul helmnya menggunakan sajam jenis samurai (katana)," ujar Hendra dalam keterangan tertulis, Senin (8/2/2021).

Pelaku kemudian kabur membawa kendaraan korban.

Sementara itu, polisi yang mendapatkan laporan dari korban langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap para pelaku yang berjumlah tiga orang.

Baca juga: Hujan Seharian, 8 Kecamatan di Kabupaten Bogor Terdampak Bencana

Adapun para pelaku ini diketahui berinisial GBF, PA dan RDP.

"Menurut keterangan dari para pelaku, baru melakukannya pertama kali dan hasil curiannya akan dijual," kata Hendra.

Dari tangan para pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti motor milik korban dan kendaraan milik pelaku.

Baca juga: Tabrakan Motor Bonceng Tiga dan Truk di Cianjur, 2 Orang Tewas

Polisi juga mengamankan senjata tajam jenis katana.

Akibat perbuatanya, para tersangka dijerat Pasal 365 ayat 1 KUHP dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com