Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Pemkot Pekanbaru: Masyarakat Abaikan Protokol Kesehatan

Kompas.com - 29/11/2020, 20:59 WIB
Idon Tanjung,
Dheri Agriesta

Tim Redaksi

PEKANBARU, KOMPAS.com - Penyebaran kasus positif Covid-19 di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, masih tinggi.

Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru menyebutkan, hal itu karena masyarakat mengabaikan protokol kesehatan.

"Sudah pasti karena masyarakat abaikan protokol kesehatan. Ini yang menjadi persoalan sekarang. Padahal kita sudah melakukan sosialisasi dan imbauan," ungkap Kabag Humas Pemkot Pekanbaru Mas Irba Sulaiman saat dihubungi Kompas.com, Minggu (29/11/2020).

Penyebaran kasus positif Covid-19 di Pekanbaru paling banyak berasal dari klaster keluarga.

Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak.

Baca juga: Puluhan Pelajar Terinfeksi, Sebuah SMP Swasta di Jepara Jadi Klaster Covid-19

Bahkan, kata Irba, warga yang berada di dalam rumah juga diharuskan memakai masker untuk menghindari penularan.

"Kita minta masyarakat berikan 3M, sementara kita berikan 3T (test, tracing, treatment). Jadi harus berimbang. 3T ini yang hari ini terjadi peningkatannya pada waktu tracing. Karena, penularan Covid-19 saat ini sudah dalam rumah tangga. Makanya Pak Wali Kota Pekanbaru (Firdaus MT) meminta dalam rumah pun warga harus pakai masker," kata Irba.

Di Kota Pekanbaru, kata dia, terdapat beberapa kecamatan yang berstatus zona merah penyebaran Covid-19.

"Terakhir itu zona merah di Kecamatan Tenayan Raya, Marpoyan Damai, Payung Sekaki. Selebihnya zona oranye dan kuning. Untuk zona hijau kemarin di Kecamatan Senapelan," sebut Irba.

Namun, kata dia, secara umum Kota Pekanbaru berstatus zona merah penyebaran Covid-19. Ini dihitung dari jumlah warga yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com