Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pasien Kritis Korban Kecelakaan Ternyata Positif Corona, Belasan Tenaga Medis Diisolasi

Kompas.com - 15/09/2020, 13:20 WIB
Masriadi ,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

ACEH UTARA, KOMPAS.com – Belasan tenaga medis terpaksa diisolasi mandiri di rumah masing-masing karena bersentuhan langsung saat melakukan operasi salah satu pasien di Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara.

Bahkan, ruang operasi itu juga ditutup untuk sementara waktu agar diseterilkan.

Selain itu, ruang instalasi gawat darurat juga ditutup sementara untuk sterilisasi.

Baca juga: [POPULER NUSANTARA] Ambulans Tak Diberi Jalan Saat Antar Pasien Kritis | Salam Perpisahan Risma

Kepala Bagian Umum dan Hubungan Masyarakat, RSUCM Aceh Utara, Jalaluddin, kepada wartawan, Selasa (15/9/2020) menyebutkan, pasien itu korban kecelakaan pada 10 September 2020 lalu.

Karena kritis, tim medis langsung melakukan operasi.

“Sesuai protokol diambil sampel swab. Ternyata begitu hasilnya keluar, pasien itu positif. Maka, kita karantina belasan tenaga medis yang turut membantu pasien itu di IGD maupun di ruang operasi,” kata pria yang akrab disapa Jala ini.

Baca juga: Hasil Tracing Kasus Positif di Malioboro, 6 Orang Terpapar Covid-19

Dia menyebutkan, proses sterilisasi IGD dan ruang operasi dilakukan selama enam jam dengan cara penyemprotan cairan disinfektan.

“Mereka isolasi mandiri selama 14 hari di rumah masing-masing,” katanya.

Akibat kejadian itu, rumah sakit terpaksa merotasi sejumlah tenaga medis dan jam kerja. Sehingga bisa melayani masyarakat seperti biasa.

“Kami imbau masyarakat tetap patuh protokol kesehatan,” pungkas Jala.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pj Gubri Ajak Pemkab Bengkalis Kolaborasi Bangun Jembatan Sungai Pakning-Bengkalis

Pj Gubri Ajak Pemkab Bengkalis Kolaborasi Bangun Jembatan Sungai Pakning-Bengkalis

Regional
Diskominfo Kota Tangerang Raih Penghargaan Perangkat Daerah Paling Inovatif se-Provinsi Banten

Diskominfo Kota Tangerang Raih Penghargaan Perangkat Daerah Paling Inovatif se-Provinsi Banten

Regional
Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com