Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kasus Covid-19 dari Klaster Keluarga Bertambah, Salatiga Kembali Zona Oranye

Kompas.com - 10/09/2020, 18:36 WIB
Dian Ade Permana,
Dony Aprian

Tim Redaksi

SALATIGA, KOMPAS.com - Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Salatiga kembali bertambah.

Salah satu penambahan tersebut berasal dari klaster keluarga.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga Siti Zuraida mengatakan, pada Kamis (10/9/2020) tercatat ada lima pasien terkonfirmasi positif Covid-19,

Kelima pasien tersebut yakni, pasien 176 laki-laki berusia 24 tahun asal Kelurahan Ledok, pasien 177 perempuan usia 48 tahun dari Kelurahan Cebongan.

Sementara pasien 180 laki-laki berusia 52 tahun asal Kelurahan Randuacir.

"Dan juga pasien 178 perempuan berusia sembilan tahun dan pasien 179 perempuan 36 tahun yang keduanya berasal dari Kelurahan Kalicacing. Mereka adalah anak dan istri dari pasien 172 yang sudah menjalani perawatan sebelumnya," kata Siti, Kamis (10/9/2020).

Baca juga: Ada 35 Pasien Covid-19 dari Klaster Keluarga di Salatiga, Gugus Tugas RW Digiatkan

Menurut Siti, dengan adanya penambahan pasien positif tersebut saat ini status Kota Salatiga kembali masuk zona oranye atau penyebaran sedang.

"Tren Covid-19 ini terus bertambah, tak hanya Salatiga tapi juga di kota-kota lain. Kita perlu meningkatkan kewaspadaan dan semakin disiplin menerapkan protokol kesehatan," tegasnya.

Selain adanya penambahan pasien positif, Siti juga mengumumkan adanya empat pasien yang dinyatakan sembuh.

Baca juga: Seorang Staf Sekretariat DPRD Kota Salatiga Positif Covid-19

Keempat pasien di antaranya, pasien 146 asal Kelurahan Tegalrejo dan tiga pasien lainnya berasal dari Kelurahan Kecandran.

Dengan komposisi tersebut, maka secara akumulasi di Salatiga ada 180 kasus Covid-19, 27 orang masih dirawat, 150 dinyatakan sembuh, dan tiga orang meninggal dunia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pj Gubri Ajak Pemkab Bengkalis Kolaborasi Bangun Jembatan Sungai Pakning-Bengkalis

Pj Gubri Ajak Pemkab Bengkalis Kolaborasi Bangun Jembatan Sungai Pakning-Bengkalis

Regional
Diskominfo Kota Tangerang Raih Penghargaan Perangkat Daerah Paling Inovatif se-Provinsi Banten

Diskominfo Kota Tangerang Raih Penghargaan Perangkat Daerah Paling Inovatif se-Provinsi Banten

Regional
Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com