Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sabang Mulai Buka Tempat Wisata dan Transportasi Laut

Kompas.com - 02/06/2020, 18:52 WIB
Raja Umar,
Abba Gabrillin

Tim Redaksi

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Sabang, Aceh, telah mengizinkan pembukaan kembali lokasi wisata.

Selain itu, Pemkot mengizinkan pengoperasian moda transportasi laut menuju ke Sabang.

Namun, pembukaan lokasi wisata dan transportasi laut itu dengan mewajibkan berbagai persyaratan yang telah ditentukan guna mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

"Kebijakan itu merupakan hasil rapat bersama Forkopimda yang tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Sabang dengan nomor 440/3111 tanggal 1 Juni 2020 tentang pengaturan aktivitas transportasi penyeberangan dan wisata dalam rangka penanganan COVID-19 di Kota Sabang," kata Kepala Bagian Umum dan Humas Pemkot Sabang Bahru Fikri dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Senin (1/6/2020).

Baca juga: Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 2 Juni 2020

Bahru Fikri mengatakan, bagi calon penumpang yang memiliki KTP Sabang dan akan melakukan perjalan dari atau menuju ke Sabang, maka wajib menjalani pemeriksaan kesehatan di pelabuhan. 

Sementara bagi calon penumpang yang tidak berdomisili di Sabang, maka wajib melengkapi surat kesehatan yang dikeluarkan dari rumah sakit, puskesmas atau klinik kesehatan lainnnya.

Untuk calon penumpang dari unsur ASN, TNI/Polri, pegawai BUMD dan BUMN dan pegawai swasta yang bekerja di Sabang, cukup menunjukkan surat identitas bekerja di Sabang dari instansi masing-masing.

"Kapal cepat dan kapal ferry roro beroperasi satu kali pulang-pergi setiap hari, dengan pembatasan penumpang maksimal 50 persen dari kapasitas kapal, dan tetap menerapkan protokol kesehatan," kata Bahru.

Baca juga: BNPB Merilis 3 Daerah di Kepri yang Boleh Melaksanakan New Normal

Menurut Bahru, calon penumpang dari luar Provinsi Aceh atau memiliki riwayat perjalanan dari daerah transmisi lokal Covid-19, wajib memiliki hasil yang menunjukkan negatif corona dari uji sampel swab metode PCR.

Sementara itu, destinasi wisata di Kota Sabang wajib menerapkan protokol kesehatan yang meliputi pengunaan masker, penyediaan sarana cuci tangan dan alat pengukur suhu tubuh.

Hal yang sama diterapkan di hotel dan penginapan lainnya, dengan mengedepankan kedisiplinan dalam mematuhi protokol kesehatan untuk pencegahan penyebaran virus corona.

"Pengusaha hotel atau penginapan harus melakukan penyemprotan cairan disinfektan setiap harinya. Physical distancing dan protokol kesehatan Covid-19 harus tetap dijalankan sebagaimana mestinya," ujar Bahru.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com